Page 446 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 446

LM Ali Haswandy, usai membuka rapat perdana Lembaga Kerjasama Tripartit tingkat provinsi
              2021 di salah satu hotel di Kendari, Rabu.
              Sesuai  dengan  keputusan  Presiden  RI  Nomor.107/2004  tentang  dewan  pengupahan,
              menyebutkan  bahwa  Dewan  Pengupahan  adalah  suatu  lembaga  nonstruktural  yang  bersifat
              Tripartit dimana unsur yang masuk dalam Tripartit itu ada Apindo, SPSI dan Pemerintah dalam
              hal ini Disnaker sebagai leading sektor ditambah dengan beberapa unsur lainnya teknis lainnya.

              Menurut  Ali  Haswandy,  dari  17  kabupaten  kota  di  Sultra,  baru  tiga  kabupaten  kota  yang
              mempunyai dewan pengupahan yakni Kota Kendari, Kabupaten Kolaka dan kabupaten Konawe
              Utara (Konut).

              Rapat Perdana Lembaga Kerjasama Triparti Sultra 2021 yang dipimpin Plt Kadis Nakertrans Sultra
              LM  Ali  Haswandy  di  salah  satu  hotel  di  Kendari,  Rabu.  (FotoAzis  Senong)  Sehingga  empat
              kabupaten kota lainnya, yakni Kota Baubau, kabupaten Muna, Buton, Muna Barat, Konawe Utara,
              Konawe  Kepulauan,  Wakatobi,  Buton  Tengah,  Buton  Selatan,  Buton  Utara,  Konawe  Selatan,
              Kolaka Utara, Kolaka Timur dan Bombana, belum ada lembaga dewan pengupahannya sehingga
              mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP).

              Ali Haswandy menjelaskan, berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021
              tentang Pengupahan serta berpedoman pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor: B-
              M/383/HI.01.00/XI/2021 tanggal 9 November 2021 tentang Penyampaian Data Perekonomian
              dan  Ketenagakerjaan  Dalam  Penetapan  Upah  Minimum  Tahun  2022,  Gubernur  Sulawesi
              Tenggara telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 607 Tahun  2021 tanggal 18 November
              2021 tentang Penetapan UMP 2022.

              Dimana  UMP  2022  Provinsi  Sultra  ditetapkan  sebesar  Rp.2.710.595,92  sen.  Upah  Minimum
              Provinsi  2022  berlaku  bagi  pekerja/buruh  dengan  masa  kerja  kurang  dari  satu  tahun  pada
              perusahaan yang bersangkutan.

              Kemudian, pengusaha wajib menyusun struktur dan sakala upah di perusahaan, sehingga upah
              bagi pekerja/buruh dengan masa kerja satu tahun atau lebih berpedoman pada struktur dan
              skala upah.

              Suasana dalam rapat perdana Lembaga Kerjasama Triparti Sultra 2021 yang dipimpin Plt Kadis
              Nakertrans  Sultra  LM  Ali  Haswandy  di  salah  satu  hotel  di  Kendari,  Rabu.  (FotoAzis  Senong)
              Sedangkan bagi upah pekerja/buruh yang ditetapkan secara harian, perhitungan upah sehari
              bagi perusahaan dengan sistem waktu kerja 6 (enam) hari dalam seminggu, upah sebulan dibagi
              25 atau bagi perusahaan dengan sistem waktu kerja 5 (lima) hari dalam seminggu, upah sebulan
              dibagi 21.

              Ia juga berharap dalam rapat Lembaga Kerjasama Tripartit ini berjalan dengan lancar dan baik
              sehingga kondisi ketenagakerjaan di wilayah Sulawesi Tenggara semakin harmonis, dinamis dan
              berkeadilan.

              Pada kegiatan rapat Tripartit 2021 itu, juga menghadirkan Kepala BP Jamsostek Kendari Minarni
              Lukman yang sekaligus mensosialisasikan program yang dilaksanakan lembaga yang mengurus
              masalah para pekerja dalam hal Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari
              Tua dan Jaminan Pensiun.








                                                           445
   441   442   443   444   445   446   447   448   449   450   451