Page 450 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 450
KERJA SAMA DENGAN PEMERINTAH AUSTRIA, KEMNAKER BANGUN BLK MARITIM
DI MAKASSAR
Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami, MAKASSAR - Pemerintah Indonesia melalui
Kementerian Ketenagakerjaan mulai membangun Balai Latihan Kerja (BLK) Maritim di Makassar,
Sulawesi Selatan.
Program hasil kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Austria ini dibiayai Pemerintah
Austria melalui skema soft loan.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pengembangan BLK Maritim terdiri dari
konstruksi gedung, pengadaan peralatan pelatihan, pengembangan kurikulum, silabus, program
dan modul pelatihan, serta pelatihan instruktur dan manajemen sesuai dengan standar Austria
yang diakui di Eropa.
"Tentunya dengan kebutuhan di Indonesia, serta pelatihan instruktur dan manajemen," ucap Ida
Fauziyah dalam acara Ground Breaking Ceremony Pengembangan BLK Maritim di BLK Makassar,
Sulawesi Selatan, Selasa (23/11/2021).
Ida Fauziyah mengungkapkan program BLK Maritim merupakan bagian dari pengembangan
Vocational Training Center (VTC) di BLK Makassar.
Beberapa komponen dalam transformasi BLK, dilakukan melalui revitalisasi sarana dan prasarana
serta revolusi SDM yang ada. Ida Fauziyah berharap proyek pengembangan BLK Maritim ini
dapat membuat kontribusi yang cukup besar tidak hanya untuk masyarakat di sekitar BLK
Makassar, tetapi juga ke seluruh Indonesia.
"Saya berharap kegiatan ini dapat dimulai pada tahun 2022, dengan adanya kegiatan ini dapat
terjalin kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Austria khususnya di bidang pelatihan
kejuruan serta dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua negara," katanya.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Budi
Hartawan, menjelaskan, dalam menerapkan kebijakan transformasi BLK, perlu dilakukannya
inovasi dalam pola pendanaan revitalisasi BLK.
Baik dari segi sarana dan prasarana, program pelatihan, dan peningkatan kapasitas instruktur.
"Salah satu pola pendanaan yang dapat diimplementasikan melalui pinjaman luar negeri dari
Pemerintah Austria dalam kegiatan pengembangan BLK Maritim di 3 lokasi, yaitu BBPLK Medan,
BBPLK Serang, dan BLK Makassar," ucap Budi Hartawan.
Sementara itu, Kuasa Usaha Duta Besar Austria untuk Indonesia, Philipp Rossl, menyebut bahwa
khusus di Makassar, pelatihan ini akan mendukung pengembangan potensi daerah di bidang
perikanan dan kelautan. Pusat pelatihan kejuruan maritim akan dapat menawarkan kursus baru
di bidang listrik, pengerjaan logam, teknik kelautan, pengerjaan serat kayu dan kaca, serta
pengelasan.
Pelatihan akan dilakukan secara komprehensif berupa pendalaman teori di kelas, latihan simulasi
menggunakan simulator (simulator mesin dan simulator elektrik) di bengkel dan kerja praktek di
industri.
"Peran serta industri menjadi salah satu elemen utama dalam pelaksanaan program
pengembangan BLK Maritim Makassar melalui pembentukan forum industri atau dewan
keterampilan dari industri maritim dalam dan luar negeri yang akan memberikan pembinaan,"
ujar Philipp.
449

