Page 536 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 536
Judul Buruh Tolak Kenaikan UMK dan UMP 2022
Nama Media Karawang Bekasi Ekspres
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL Pg6
Jurnalis RIE
Tanggal 2021-11-24 12:35:00
Ukuran 334x383mmk
Warna Warna
AD Value Rp 128.590.000
News Value Rp 642.950.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menolak
kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022 di Kota Bekasi menolak seluruh kenaikan
UMK secara nasional.
BURUH TOLAK KENAIKAN UMK DAN UMP 2022
Buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menolak
kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022 di Kota Bekasi menolak seluruh kenaikan
UMK secara nasional.
"Kenaikan upah 2022 secara nasional yang hanya mencapai 1,094 dianggap tidaksebanding
biaya hidup selama masa pandemi Covid-19, Kami menolakkeras nilai UMP maupun UMK 2022
secara nasional, ujar Sekretaris Konsulat Cabang FSPMI Bekasi, Amir Mahfudz, kemarin
(23/11/2021).
Amir mengatakan, sesuai dengan kesepakatan induk organisasi FSPMI, buruh Bekasi
merencanakan dua agenda besar yakni aksi unjuk rasa dan mogoknasional. Aksi unjuk rasa
nasional bakal digelar di Istana Negara, Balaikota DKI Jakarta serta Kementerian Tenaga Kerja
pada 29-30 November 2021.
Lanjut Amir, aksi ini akan diikuti puluhan ribu buruh yang berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta,
dan Banten. Rencana aksi mogok nasional pada 6-8D esember2021 yang melibatkan 2 juta buruh
seluruh Indonesia dengan titik lokasi di pabrikdan kantor pemerintahan daerah.
"Rencana aksi mogok nasionaldengan setop produksi di kawasan pabrik masing-masing. Aksi ini
akan diikuti puluhan ribu buruhyang berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten,
ungkapnya.
Sebelumnya, untuk upah minimum kabupaten/ kota (UMK) tahun 2022 ke Pemerintah Provinsi
(Pemprov) Jawa Barat. Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi atas dasar kesepakatan kenaikan sebesar
0,71 persen.
535

