Page 534 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 534
Judul Jangan Sepihak, Anggota DPR Harap Kemnaker Pertimbangkan
Kenaikan UMP 2022
Nama Media detak.co
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://detak.co/detail/berita/jangan-sepihak-anggota-dpr-harap-
kemnaker-pertimbangkan-kenaikan-ump-2022
Jurnalis TK
Tanggal 2021-11-24 12:37:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Kurniasih Mufidayati (Anggota Komisi IX DPR RI) Sudah kita sampaikan, dalam
pengambilan keputusan ataupun kebijakan harusnya melibatkan semua stakeholder supaya
masing-masing bisa mewakili dan bisa menyampaikan aspirasinya di situ (kebijakan UMP Tahun
2022)
negative - Kurniasih Mufidayati (Anggota Komisi IX DPR RI) Sementara di tengah pandemi Covid
ini, kebutuhan meningkat. Tentu berdampak pada ekonomi keluarga pekerja. 1,09 persen itu
rasanya kayak main-main. Tidak mencapai 50 ribu bahkan. Saya harap ini ada jalan keluarnya
positive - Kurniasih Mufidayati (Anggota Komisi IX DPR RI) Kebijakan ini harus proporsional.
Maka dari itu, saya pikir perlu duduk bareng. Sehingga, semuanya bisa menerima dengan baik
dan semua bisa saling take and give
positive - Kurniasih Mufidayati (Anggota Komisi IX DPR RI) Kebijakan ini harus proporsional.
Maka dari itu, saya pikir perlu duduk bareng. Sehingga, semuanya bisa menerima dengan baik
dan semua bisa saling take and give.
Ringkasan
Menanggapi kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2022 sebesar 1.09 persen, berharap,
pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tidak sepihak dalam mengambil
keputusan penentuan UMP. Dengan mengedepankan dialog, ia ingin Kemnaker melibatkan
stakeholder terkait pembicaraan UMP.
JANGAN SEPIHAK, ANGGOTA DPR HARAP KEMNAKER PERTIMBANGKAN KENAIKAN
UMP 2022
JAKARTA - Menanggapi kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2022 sebesar 1.09
persen, berharap, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tidak sepihak
533

