Page 530 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 530

Judul               Besok, Ribuan Buruh Bakal Geruduk Rumah Banjar
                Nama Media          apahabar.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://apahabar.com/2021/11/besok-ribuan-buruh-bakal-geruduk-
                                    rumah-banjar/
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-24 12:50:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 10.000.000
                News Value          Rp 30.000.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              negative  -  Yoeyoen  Indharto  (ketua  Federasi  Serikat  Pekerja  Metal  Indonesia)  Jelas  kami
              menolak upah murah

              neutral  -  Yoeyoen  Indharto  (ketua  Federasi  Serikat  Pekerja  Metal  Indonesia)  Tuntutannya,
              naikan UMP tahun depan 5 sampai 8 persen

              negative - Yoeyoen Indharto (ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia) Pernah terjadi di
              Kalsel, SK itu dianulir dan diperbaiki



              Ringkasan

              Aliansi Pekerja Buruh Banua dipastikan bakal menggeruduk kantor DPRD Provinsi Kalsel, Kamis
              (24/11) besok. Mereka akan berunjuk rasa, buntut kenaikan upah minimum provinsi 2022 yang
              hanya naik secuil.



              BESOK, RIBUAN BURUH BAKAL GERUDUK RUMAH BANJAR

              ,  BANJARMASIN  -  Aliansi  Pekerja  Buruh  Banua  dipastikan  bakal  menggeruduk  kantor  DPRD
              Provinsi Kalsel, Kamis (24/11) besok.

              Mereka  akan  berunjuk  rasa,  buntut  kenaikan  upah  minimum  provinsi  2022  yang  hanya  naik
              secuil.

              "Jelas kami menolak upah murah," kata Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia
              (FSPMI) Kalsel, Yoeyoen Indharto saat dihubungi, Rabu (24/11).

              Yoeyoen bilang pihaknya menuntut Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Dalam
              Negeri hingga Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalsel soal penetapan UMP 2022 harus dicabut.



                                                           529
   525   526   527   528   529   530   531   532   533   534   535