Page 139 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 Mei 2019
P. 139
Bakunin ikut serta dalam pelbagai pemberontakan di Eropa dan memimpin
kelompok anarkis internasional dan sering terlibat pertengkaran hebat dengan Karl
Marx, tokoh dari ajaran Marxisme. Sejak Bakunin, anarki kerap disamakan dengan
tindakan kekerasan.
Dalam pandangan politiknya, anarki menolak segala bentuk negara dalam arti
lembaga pusat masyarakat dengan wewenang dan kemampuan untuk memaksakan
ketaatan masyarakat pada aturan.
Franz Magnis menulis dalam buku itu, cita-cita anarkisme adalah anarkhia, sebuah
keadaan tanpa kekuasaan pemaksa.
Di era Bakunin, anarki identik dengan bendera hitam. Namun, era 1860-an,
informasi yang dihimpun, kelompok anarki mulai menggunakan huruf A setelah
dibuat oleh Giuseppe Fanelli pada 1868 dan pertama kali digunakan oleh Dewan
Federal Spanyol, International Workingmens Association.
"Apakah mereka kelompok anarki yang punya pandangan politik tertentu atau
bagaimana dan apa maksud dress code hitam dan merah ini, sedang kami dalami,"
ujar Trunoyudo Wisnu Andiko. (Tribun Jabar/Mega Nugraha)
Page 138 of 169.

