Page 101 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 JULI 2019
P. 101
Title WAPRES MINTA BPJS KETENAGAKERJAAN DAN BPJS KESEHATAN KOLABORASI
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 03 Juli 2019
https://nasional.kontan.co.id/news/wapres-minta-bpjs-ketenagakerjaan-d an-bpjs-
Page/URL
kesehatan-kolaborasi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
Ketenagakerjaan berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan. Hal itu disampaikan Kalla
saat menyerahkan penghargaan Paritrana (jaminan ketenagkerjaan sosial) di Istana
Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (03/07).
"BPJS Ketenagakerjaan mempunyai daya yang sangat besar, (BPJS) kesehatan yang
defisit terus menerus. Jadi perlu ada kerja sama yang baik. Karena apabila satu
pihak banyak kesejahteraan, satu defisit maka bebannya kepada negara, ke
pemerintah," ujar Kalla.
Ia menyadari BPJS Ketenagakerjaan memiliki tujuan jangka panjang yakni
menyediakan jaminan sosial bagi para pekerja yang nantinya pensiun, sehingga
rentan mengalami defisit. Hal itu berbeda dengan BPJS Kesehatan yang tujuannya
jangka pendek, yakni menyediakan biaya kesehatan saat pesertanya berobat.
Namun, Kalla menilai semestinya kedua lembaga bisa berkolaborasi karena
tujuannya sama yakni menyejahterakan masyarakat. Dengan demikian, sambung
Wapres, dengan kolaborasi ini defisit yang ditanggung BPJS Kesehatan tak
membebani APBN setiap tahunnya.
Menanggapi permintaan tersebut, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus
Susanto menyatakan pihaknya sudah berkolaborasi dengan BPJS kesehatan. Hanya,
kerja sama tersebut sebatas pertukaran data.
Ia menambahkan, secara peraturan perundang-undangan, BPJS Ketenagakerjaan
dan Kesehatan belum bisa berkolaborasi dalam program utama, apa lagi silang
pembiayaan. Meski demikian, ia akan mencoba mengkaji regulasinya.
"Kalau regulasi secara program tidak diperkenankan terjadinya subsidi silang antar
program. Tapi operasional di lapangan, kegiatan administrasi, kegiatan join office,
pendataan, pendaftaran, ini bisa kami sinkronkan. Dalam rangka mengoptimalkan
iuran yang ada," papar Agus.
"Nanti secara teknis kami akan bicara, dengan BPJS Kesehatan. Kebetulan kami
sudah memiliki kerja sama MoU dengan BPJS Kesehatan dalam hal pertukaran data,
koordinasi, dan sebagainya," lanjut dia.
Page 100 of 130.

