Page 106 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 JULI 2019
P. 106
Aksi pemblokiran dibubarkan oleh polisi, agar akses masuk dan keluar kawasan
industri dapat digunakan.
Setelah menggelar aksi di kawasan industri, aksi buruh kemudian dilanjutkan di
depan Gedung DPRD Kota Cilegon. Mereka menyampaikan akan terus menggelar
unjuk rasa sampai ada kejelasan mengenai nasib mereka.
Pemutusan hubungan kerja dianggap sebagai solusi yang akan merugikan bagi
buruh. Karena itu, buruh butuh kejelasan, karena tidak sedikit buruh yang sudah
bekerja selama 35 tahun.
"Kalau Cilegon tetap ingin kondusif, tidak terjadi gejolak, makanya tetap pekerjakan
kami. Bisa saja kami jadi maling segala macam. Kalau kena PHK, bagaimana kami
menghidupi keluarga," katanya.
Buruh menuding Dirut KS, Silmy Karim, tidak mengetahui permasalahan sebenarnya
di dalam perusahaan. Lantaran, baru menjabat beberapa bulan. Terlebih, ada
jajaran direksi di KS yang ditangkap KPK setelah menerima suap dari pengusaha.
"Begitu direksinya ditangkap KPK, dia (Dirut) kelabakan, makanya dia main PHK
saja. Kalau dirut sebelumnya, langsung mengakomodir permasalahan dan kita
pecahkan bersama tanpa mengurangi hak karyawan," katanya.
Page 105 of 130.

