Page 118 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 JULI 2019
P. 118

sosial tenaga kerja. "Oleh karena itu, mereka kami ikut sertakan dalam program
               BPJS Ketenagakerjaan," kata Sigit menambahkan.

               Pendaftaran tenaga kebersihan ini, menurut dia, merupakan salah satu bentuk
               ketaatan hukum terhadap Undang-Undang Jaminan Sosial Tenaga Kerja. UU
               tersebut adalah Undang-undang No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial
               Nasional, dan Undang-undang No.24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara
               Jaminan Sosial.


               Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto,
               Muhammad Zulkarnaen menjelaskan, pihaknya memberikan apresiasi kepada
               Kapolres Mojokerto Kota karena telah peduli terhadap tenaga kerja yang berada di
               wilayah kerjanya.

               "Semoga setelah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, petugas ini memiliki rasa
               aman dalam bekerja karena sudah memiliki penjamin ketika terjadi kecelakaan kerja
               atau bahkan meninggal dunia," ucapnya.

               Ia mengimbau kepada pemberi kerja ataupun pelaku usaha lain yang belum
               menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar segera mendaftar. "Selain manfaat
               yang didapat, juga karena sanksi administrasi yang menunggu bagi pemberi kerja
               yang belum mendaftarkan tenaga kerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan,"
               ujarnya.


               Sesuai dengan amanah undang-undang, BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan
               4 program jaminan sosial tenaga kerja, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK),
               Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).

               "Kami dapat memberikan perlindungan bagi tenaga kerja yang berada di wilayah
               Indonesia, maupun WNI yang bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran
               Indonesia (PMI)," ujarnya.

               Dari data yang ada, saat ini jumlah tenaga kerja yang telah menjadi peserta BPJS

               Ketenagakerjaan pada badan usaha di wilayah Kota Mojokerto per April 2019
               sebanyak 11.059 orang.

               Klaim yang disalurkan selama 2019 hingga bulan April sebanyak 41 kasus JKM
               dengan nominal Rp1,17 miliar, 195 kasus JKK dengan nominal Rp806 juta, 912
               klaim JHT senilai Rp12,3 miliar, dan 268 klaim JP senilai Rp271 juta. (*).






                                                      Page 117 of 130.
   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122   123