Page 52 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 JULI 2019
P. 52
Di sisi lain, dia mengungkapkan restrukturisasi utang sudah memasuki tahap
finalisasi. Proses itu diharapkan dapat rampung dalam waktu dekat.
Berdasarkan catatan , KRAS akan merestrukturisasi utang hingga US$2,2 miliar.
Manajemen mengklaim telah melakukan pembahasan dengan sejumlah perbankan.
Secara terpisah, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media
Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan sangat mendukung langkah
yang ditempuh oleh Krakatau Steel. Pihaknya menyebut restrukturisasi dari sisi
bisnis, organisasi, dan keuangan harus secara total sehingga bisa sehat dan kuat
untuk mendukung sektor industri.
Di lain pihak, Managing Director Lembaga Management Fakultas Ekonomi
Universitas Indonesia (LM FE UI) Toto Pranoto menilai langkah KRAS untuk fokus ke
bisnis inti terbilang positif. Menurutnya, perseroan perlu memberikan keyakinan
kepada investor setelah mengalami rugi dalam tiga tahun terakhir dan kasus operasi
tangkap tangan (OTT) direksi.
"Bahwa upaya ini bisa memberikan perbaikan dalam jangka panjang. Jangka
pendeknya, paling tidak membersihkan reputasi dan mengirim sinyal bahwa
manajemen saat ini lebih serius dalam melakukan transformasi perusahaan,"
tuturnya.
Toto menyebut upaya yang ditempuh membutuhkan dukungan dari seluruh elemen
di induk dan anak usaha. Oleh karena itu, diperlukan cetak biru yang jelas mengenai
rencana transformasi dan disosialisasikan kepada semua pemangku kepentingan.
Secara jangka pendek, lanjut dia, quick win perlu diperlihatkan. Salah satunya
dengan mencetak laba bersih pada 2019. "Caranya kalau sisi revenue susah
digenjot, sisi cost perlu dibuat efisien dengan langkah transformasi yang dilakukan,"
imbuhnya.
Page 51 of 130.

