Page 39 - contoh media pengajaran
P. 39

BAB VII

                                      SHALAT FARDHU JAMA’ DAN QASHAR

         A.  Shalat Jama’
             1.  Pengertian


                 Jama‟  menurut  bahasa  adalah  mengumpulkan,  sedangkan  menurut  istilah  adalah  mengumpulkan
                 pelaksanaan dua shalat fardlu kedalam salah satu dari dua waktu shalat tersebut.

                         Macam-macam shalat jama‟ :

                 a.  Jama‟ taqdim
                     Yaitu  pelaksanaan  shalat  fardhu  dilakukan  pada  waktu  shalat  yang  pertama,  seperti  shalat
                     Zhuhur dan Ashar secara bersamaan dilakukan pada waktu Zhuhur.
                      Shalat magrib dan isya dilakukan pada waktu magrib.
                 b.  Jama‟ ta‟khir
                     yaitu pelaksanaan shalat fardhu dilakukan pada waktu shalat yang kedua, seperti shalat Zhuhur
                     dan Ashar secara bersamaan dilakukan pada waktu Ashar.
                     Shalat magrib dan isya dilakukan pada waktu isya.

             2.  Syarat-syarat dipebolehkannya shalat jama’
                 a.  Musafir, perjalanan tidak maksiat
                 b.  Jarak perjalanan 80,64 km
                 c.  Ketika telah keluar dari wilayah administratif
                 d.  Tidak boleh bermakmum dengan orang bermukim
                 e.  Berniat shalat jama‟
                 f.  Dalam kondisi hujan yang deras, turun salju (diperbolehkan hanya pada jama‟ taqdim, tidak
                     pada jama‟ takhir)

             3.  Dasar hukum shalat jama’
                 Menjama‟ shalat hukumnya mubah atau boleh bagi orang yang sudah memenuhi syarat. Menjama‟
                 ini merupakan rukhshah (keringanan) dari Allah Swt.

                 Hadits menjelaskan tentang hukum jama‟ taqdim dalam berpergian






                 Artinya: “Bahwasannya ketika Nabi Saw berada dalam masa perang Tabuk, jika beliau melakukan
                 perjalanan setelah maghrib maka beliau akan memajukan pelaksaan shalat Isya‟. Artinya beliau
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44