Page 2 - PERTEMUAN 3
P. 2
sopan terhadap suami. Tetapi, pria jarang diajarkan sikap sopan terhadap
perempuan dirumah.
Salah satu penyebab terpenting sikap pasrah istri terhadap suami adalah mas
kawin. Makin tinggi nilai mas kawin, beban moril yang di tanggung istri makin
tinggi. Istri merasa seakan-akan “dibayar mahal”. Karena itu, seluruh diri, jiwa
raganya harus dibaktikan untuk melayani seluruh kebutuhan suami, termasuk
anggota keluarga suami.
2. Pendalaman cerita:
Setelah membaca cerita di atas, jawablah pertanyaan –pertanyaan dibawah ini.
1. Bagaiman kedudukan antara laki-laki dan perempuan di daerahmu?
2. Laki-laki mempunyai keunggulan dan kelemahannya, sebutkan?
3. Perempuan mempunyai keunggulan dan kelemahannya, sebutkan?
4. Dari berbagai ungkapan keunggulan dan kelemahan dari laki-laki dan
perempuan, manakah yang sungguh- sungguh mencirikan identtitas
sebagai laki-laki dan perempuan?
Langkah kedua: Mendalami Ajaran Kitab Suci tentang kesetaraan
laki-laki dan perempuan.
(bacalah teks kitab suci di bawah ini)
Kitab kejadian 2: 18-23
18 Tuhan Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri
saja. Aku akan menjadikan penolongnya baginya, yang sepadan dengan
dia.” 19 Lalu Tuhan Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan
dan segala burung di udara. Dibawah-Nyalah semuanya kepada manusia
itu untuk melihat, bagaiman ia menamainya; dan seperti nama yang
diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikialah
nanti nama makhluk itu. 20 Manusia itu memberi nama kepada segala
ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan,
tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan
dia. 21 Lalu Tuhan Allah membuat manusia itu tidurnyenyak; ketika ia
tidur, Tuhan Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu
menutuup tempat itu dengan daging. 22 Dan dari rusuk yang diambil
Tuhan Allah dari manusia itu, dibangunNyalah seorang perempuan, lalu
dibawa-Nyalah kepada manusia itu. 23 Lalu berkatalah manusia itu:
“Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia dinamai
perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.”
3. Pendalaman Kitab Suci.
Setelah membaca teks Kitab Suci, jawablah pertanyaan- pertanyaan dibawah
ini:
1. Siapa yang menghendaki supaya manusia (laki-laki) tidak seorang diri?
2. Kira-kira mengapa?
3. Siapa yang menjadikan penolong bagi laki-laki?
4. Apakah yang satu lebih tinggi dari yang lain?
5. Apakah ternak burung sepadan dengan manusia? (lihat ayat 20)
6. Apakah ini pengakuan sederajat atau menganggap yang satu lebih hebat
dari yang lain?
7. Mengungkapkan syukur atas jati diri sebagai perempuan dan laki-laki yang
saling melengkapi dan sederajat dalam bentuk doa (tuliskan).

