Page 43 - MODUL KEANEKARAGAMAN AZIZA
P. 43
Keanekaragaman Hayati
spesies atau jenis. Dalam penulisan nama warga huruf pertama dimulai dengan
huruf kapital. Adapun nama petunjuk jenis seluruhnya menggunakan huruf
kecil, setiap nama jenis (spesies) makhluk hidup ditulis dengan huruf cetak
miring atau digaris bawahi secara terpisah agar dapat dibedakan dengan
namaatau istilah lain. Selanjutnya nama penemu (author) dicantumkan
dibelakang nama spesies. Nama penemu tersebut dapat disingkat huruf depannya
saja. Contoh Ficus banjamina L. (L merupakan nama penemunya yaitu
Linnaeus).
Contoh:
Zea mays (tanaman jagung)
Kata I (marga) kata II (spesies)
b. Nama Marga (Genus)
Nama marga tumbuhan maupun hewan terdiri atas suku kata yang
merupakan katabenda berbentuk tunggal (mufrad). Huruf pertamanya ditulis
dengan huruf kapital dan dicetak miring. Contoh marga tumbuhan Solanum
(terung-terungan) dan marga hewan Felis. (kelompok kucing).
c. Nama Suku (Familia)
Nama suku pada umumnya merupakan kata sifat yang dijadikan sebagai kata
benda berbentuk jamak. Nama suku berasal dari nama marga makhluk hidup
yang bersangkutan. Pada tumbuhan nama suku berasal dari nama marga yang
ditambahkan akhiran -aceae. Contoh nama suku Solanaceae berasal dari nama
warga ditambahkan akhiran -idea. Contoh nama suku Felidae berasal dari kata
Felis dan idea.
Dalam sistem klasifikasi dikenal juga kunci determinasi. Kunci determinasi atau
kunci dikotomi adalah cara atau langkah untuk mengenali organisme dan
mengelompokkanya pada takson makhluk hidup. Kunci dikotomi berisi deskripsi ciri-ciri
organisme yang disajikan dengan karakter berlawanan. Kunci determinasi merupakan
sederetan pernyataan yang terdiri atas dua baris pernyataan dengan ciri yang berlawanan.
Cara mebuat kunci dikotomi sebagai berikut.
[Date] 43
Nur Aziza, Jurusan Pendidikan Biologi