Page 21 - BULETIN 1201
P. 21

BANGGAR • DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA  Ratna Juwita Pertanyakan
               Alokasi Dana Abadi Pesantren



               Tak Tercantum di APBN 2022








                         nggota Badan Anggaran
                                                  Diketahui, dalam paparan Menkeu
                         (Banggar) DPR RI      Sri Mulyani di hadapan Banggar DPR   diperoleh terbesar dari penerimaan
                                                                               perpajakan sebesar Rp1.784 triliun dan
                         Ratna Juwita Sari     RI, outlook APBN 2022 diperkirakan   dari Penerimaan Negara Bukan Pajak
               A mempertanyakan sikap          mencapai Rp2.266,2 triliun, atau lebih   (PNBP) sebesar Rp481,6 triliun. 
               pemerintah yang tidak mencantumkan   tinggi 46,2 persen dari asumsi awal   Karena itu, merujuk pada kenaikan
               secara jelas alokasi Dana Abadi   APBN 2022 sebesar Rp1.846 triliun.   pendapatan negara tersebut, Ratna
               Pesantren dalam belanja APBN 2022.   Sehingga, diproyeksikan terdapat   berharap komitmen pemerintah
               Padahal, menurut Anggota Fraksi PKB   selisih sekitar Rp 420 triliun di akhir   untuk terhadap kesejahteraan
               DPR RI ini, Undang-Undang Nomor 18   tahun 2022 nantinya. Pendapatan   masyarakat dapat terus terjaga,
               Tahun 2019 tentang Pesantren telah   negara yang meningkat tersebut   termasuk dengan pemberian alokasi
               lama disahkan dan pendapatan negara                             Dana Abadi Pesantren dalam belanja
               dalam outlook-nya melebihi dari apa                             APBN 2022.  “Jadi, kami harap untuk
               yang diproyeksikan.                                             menyikapi kenaikan pendapatan ini,
                 “Padahal, kalau misalnya                                      kami ingin pemerintah juga mengawal
               pendapatan negara itu naik                                      komitmennya untuk menjaga
               otomatis mandatory pendidikan                                   kesejahteraan masyarakat supaya
               yang 20 persen (di dalam UUD)                                   semua itu bisa terdistribusi dengan
               juga akan naik,” ujar Ratna                                     baik,” ujar Ratna. 
               dalam Rapat Kerja Badan                                            Diketahui, selain menjadi mandat
               Anggaran DPR RI bersama                                         dalam UU Pesantren, Dana Abadi
               Menteri Keuangan beserta                                        Pesantren tersebut juga tertuang
               jajaran, di Gedung                                              dalam Perpres No 82 Tahun 2021 yang
               Nusantara II, Senayan,                                          telah ditandatangani Presiden Joko
               Jakarta, Kamis (19/5).                                          Widodo pada 2 September 2021 silam.
                                                                               Penyusunan Perpres ini dilakukan oleh
                                                                               Kementerian Agama dengan melibatkan
                                                                               para pihak dari lintas kementerian/
                                                                               lembaga negara dan stakeholders
                                                                               pesantren. Melalui Perpres Nomor 82
                                                                               Tahun 2021, pemerintah daerah juga
                                                                               bisa mengalokasikan anggaran untuk
                                                                               membantu pesantren.   rdn/sf




                                                                                            Anggota Banggar DPR RI
                                                                                            Ratna Juwita Sari.
                                                                                            Foto: Munchen/nvl








                                                                                  Nomor 1201/I/VI/2022  •  Juni 2022  21
   16   17   18   19   20   21   22   23   24