Page 17 - BULETIN 1209
P. 17
KOMISI IX • DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA Waspada Varian
Omicron Baru,
Masyarakat Diminta
Waspada Tanpa Harus
Panik
nggota Komisi IX
DPR RI Rahmad
Handoyo mengatakan
munculnya subvarian
A terbaru dari Covid-19
Omicron, yaitu BA.2.75 di Indonesia
harus mendapat perhatian serius
dari semua pihak. Untuk itu ia Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo. FOTO: RUNI/NVL
mengimbau masyarakat dapat
mewaspadai penyebaran tersebut
tanpa perlu panik. rumah sakit maupun lebih berisiko Terkait dengan kondisi
“Subvarian Omicron BA.4 dan dibandingkan Delta dari data yang yang serba tak menentu saat ini,
BA.5 belum mereda, kini muncul lagi ada. Akan tetapi, berkaca dari kasus Rahmad menyampaikan beberapa
varian baru yang berpotensi lebih yang terjadi di beberapa negara, catatan penting yang menurutnya
menular, yakni BA.2.75. Kita memang misalnya Amerika, di mana saat ini harus disampaikan semua pihak.
tak perlu panik tapi fakta bahwa kasus Covid di negara Paman Sam Pertama, istilah Immunity Indonesia
BA.2.75 sudah terdeteksi di Indonesia tersebut 80 persen didominasi varian yang belakangan ini sempat
harus membuat kita lebih waspada BA.2. “Nah fakta ini harus membuat digembar-gemborkan, jangan
dan berhati-hati,” kata Rahmad kita semakin waspada sebab covid sampai jadi ‘Jebakan Batman’.
dalam keterangan tertulisnya kepada masih ada dan kita belum tahu kapan Jangan sampai istilah tersebut
Parlementaria, Selasa (19/7). berakhir,” imbuhnya. mengesankan bahwa masyarakat
Politisi PDI-Perjuangan Dikatakan, secara global sudah kebal berkelompok
menambahkan, varian BA.2.75 penularan Covid-19 masih sehingga bisa bereuforia, bisa
yang pertama kali terdeteksi di sangat dinamis. Bahkan, Rahmad meninggalkan masker, tidak
India pada Mei lalu disebut-sebut mencontohkan kasus di beberapa mengindahkan protokol kesehatan
penularannya lebih cepat dari negara ada yang melampaui 100 ribu ini tidak boleh terjadi.
varian BA.5 yang sangat menular. kasus per hari. “Artinya, meskipun “Salah kaprah seperti ini sangat
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saat ini kita masih terbilang landau, berisiko karena varian BA.4 dan BA.
mengkategorikan subvarian ini tapi kasus varian BA. 4 dan BA.5 5 dan subvarian baru terdeteksi
sebagai Variant of Concern (VOC) terus mengalami kenaikan. Tentu BA.2.75 pun masih bisa menembus
Lineage Under Monitoring (LUM). kondisi seperti ini menuntut langkah tubuh yang sudah di vaksin booster
Artinya, varian ini tengah diawasi cepat pemerintah pusat, pemerintah sekalipun efek positif booster Scan QR
untuk berita
secara ketat oleh WHO. daerah, para epidemiolog dan seluruh memang menghindarkan rasa sakit selengkapnya
Ia mengatakan, varian terbaru elemen masyarakat untuk bergotong serius sampai kematian,” tandas
BA.2.75, juga varian BA.4 dan BA.5 royong menghadapi Covid-19, agar legislator daerah pemilihan (dapil)
ini saat ini belum membebani tidak kecolongan,” katanya. Jawa Tengah V itu. l ann/aha
Nomor 1209/IV/VII/2022 • Juli 2022 17

