Page 6 - BULETIN 1209
P. 6

BULETIN            Parlementaria




                        Perlu Rumusan Nasional
    KOMISI II  • DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA  untuk Pembatalan Produk






                             Sertifikat Tanah Ganda







                                                                             yang pertama,” katanya usai
                                                                             mengikuti kunjungan kerja reses
                                                                             Komisi II DPR RI ke Denpasar,
                                                                             Provinsi Bali, Senin (11/7).
                                                                               Politisi PDI-Perjuangan itu
                                                                             melanjutkan, jadi setelah muncul
                                                                             sertifikat yang kedua, ketiga dan
                                                                             seterusnya harus dibatalkan
                                                                             secara administrasi langsung dari
                                                                             Kementerian ATR/BPN. Hal tersebut
                                                                             merupakan produk administrasi
                                                                             negara harus sesuai dengan
                                                                             Standard Operating Procedure (SOP)
                                                                             yang berlaku.
                                                                               “Jadi jangan sampai persoalan-
                                                                             persoalan sengketa pertanahan
                                                                             dan konflik pertanahan, ketika
                                                                             masyarakat berupaya diselesaikan
                                                                             secara mediasi tetapi dari internal
                                                                             negara yang dalam hal ini adalah
                                                                           FOTO: CHASBI/NVL  BPN, itu menyarankan pada para
                                                                             pihak untuk diselesaikan baik melalui
                                                                             perdata maupun pidana, ini tidak fair,
                                                                             karena ini negara,” tegasnya.
            Anggota Komisi II DPR RI Riyanta.
                                                                               Legislator dapil Jawa Tengah III
                                                                             itu menambahkan, ketika ditemukan
                       nggota Komisi II     banyak, lha ini bagaimana        dokumen palsu (sertifikat tanah
                       DPR RI Riyanta       BPN secara kelembagaan           ganda) secara kelembagaan, DPR
                       mengatakan, terkait   bisa melakukan upaya-upaya      bisa melaporkan kepada pihak
                       dengan pembatalan    administrasi untuk membatalkan   Kepolisian Republik Indonesia (Polri)
            A produk administrasi           sertifikat yang muncul setelah   agar hal tersebut bisa diproses dan
            seperti sertifikat tanah ganda yang                              tidak terulang kembali.
            diterbitkan PTSL (Pendaftaran                                      “Komisi II DPR RI tentu fokus
            Tanah Sistematis Lengkap) perlu                                  bagaimana kejahatan pertanahan
            ada rumusan secara nasional dari                                 ini bisa diselesaikan secara tuntas,
            Kementerian Agraria dan Tata    KOMISI II DPR RI TENTU           apalagi presiden telah mengeluarkan
            Ruang/ Badan Pertanahan Nasional   FOKUS BAGAIMANA               kebijakan politik berupa peraturan
            (ATR/BPN) untuk menyelesaikan   KEJAHATAN                        presiden Nomor 86 tahun 2018   Scan QR
                                                                                                          untuk berita
            permasalahan tersebut.          PERTANAHAN INI BISA              tentang Reforma Agraria, keputusan   selengkapnya
               “Saat ini muncul beberapa                                     politiknya sudah benar, tinggal
            pemberitaan yaitu ada sertifikat   DISELESAIKAN SECARA           bagaimana bisa dilaksanakan
            tanah ganda dan ini saya yakin   TUNTAS,                         operasionalnya,” tutupnya. l cas/aha


            6   Nomor 1209/IV/VII/2022  •  Juli 2022
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11