Page 29 - E-Book Ekosistem Sendang Made
P. 29
1. Suksesi Primer
Gambar 23 Suksesi Primer (Sumber: University of Chicago)
Suksesi primer terjadi apabila komunitas asal terganggu. Gangguan
ini mengakibatkan hilangnya komunitas asal tersebut secara total. Suksesi
primer adalah proses perubahan ekologis yang dimulai di area yang
sebelumnya tidak terdapat kehidupan atau belum pernah didiami oleh
organisme. Proses ini dimulai dengan kolonisasi oleh organisme pertama,
seperti lumut atau bakteri, yang kemudian membentuk kondisi lingkungan
yang sesuai bagi kolonisasi organisme selanjutnya. Dengan berjalannya
waktu, komunitas organisme berkembang dan berubah secara bertahap,
membentuk struktur dan komposisi yang semakin kompleks, sehingga
menghasilkan ekosistem yang lebih beragam dan stabil. Suksesi primer
sering terjadi setelah peristiwa alam yang mengubah secara signifikan
habitat, seperti letusan gunung berapi atau tanah longsor, dan merupakan
tahap awal dalam pengembangan ekosistem baru.
2. Suksesi Sekunder
Suksesi sekunder adalah proses perubahan ekologis yang terjadi
setelah terjadinya gangguan atau perubahan signifikan dalam suatu
ekosistem yang telah terdapat kehidupan sebelumnya. Gangguan tersebut
dapat berupa kebakaran hutan, penebangan, atau banjir yang
mengakibatkan perusakan komunitas organisme. Dalam suksesi
sekunder, tanah yang telah terbentuk dan memiliki jaringan ekologis yang
tersisa menjadi tempat bagi regenerasi kehidupan baru. Proses ini dimulai
dengan kolonisasi oleh organisme sisa-sisa atau benih dari spesies yang
telah ada sebelumnya, yang kemudian secara bertahap memulihkan
19