Page 37 - flip 1 sistem pencernaan
P. 37
4. Enzim lambung seringkali ditemukan di dalam usus halus. Enzim yang dihasilkan oleh mulut
juga dapat ditemukan pada bagian lambung. Namun enzim-enzim tersebut ternyata tidak aktif
jika berada pada tempat yang berbeda dari semestinya. Mengapa hal tersebut dapat terjadi?
a. Enzim dapat mendeteksi lokasi keberadaan diri mereka sehingga aktivitasnya dapat saja
terhenti jika keluar dari tempat mereka seharusya
b. Setiap organ memiliki kondisi lingkungan berbeda (seperti pH) sehingga enzim menjadi tidak
aktif karena menerima lingkungan yang berbeda
c. Di dalam organ yang bukan asal enzim tersebut terdapat penghambat kerja enzim (inhibitor)
sehingga enzim menjadi nonaktif
d. Pada organ lain tidak terdapat aktivator enzim sehingga enzim menjadi inaktif
e. Substrat yang akan diubah oleh enzim tersebut tidak ditemukan dalam organ lainnya,
sehinga enzim tidak bekerja pada tempat tersebut
5. Suatu bahan makanan menunjukkan perubahan warna biru kehitaman ketika diuji dengan
iodium. Enzim yang berperan pada proses pencernaan makanan tersebut adalah…
a. enzim lipase dan enzim tripsin
b. enzim ptialin dan enzim amilase
c. enzim maltase dan enzim peptidase
d. enzim pepsin dan enzim tripsin
e. enzim amilase dan enzim maltase
Jawab disini!
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut pada link yang telah disediakan!
1. Perhatikan gambar di bawah ini!
Jelaskan apa yang terjadi pada organ no (5)
apabila organ no (4) tidak dapat
menyeksresikan sodium bikarbonat
(NaHCO3)? (interpretasi)
Jawab:
2. Grafik berikut menunjukkan keadaan pH saliva di dalam mulut setelah mengkonsumsi
makanan manis.
Berdasarkan grafik tersebut, menurut kamu
kapan waktu terbaik untuk menggosok gigi
setelah makan agar tidak mengikis enamel
(email) gigi? Jelaskan alasanmu mengapa
demikian! (inferensi)
Jawab:
E-BOOK INTERAKTIF SISTEM PENCERNAAN MANUSIA BIOLOGI KELAS XI SMA/MA 26