Page 26 - E-MODUL BIOTEKNOLOGI SMA_MA_XII
P. 26

BIOTEKNOLOGI                                                                                     SMA/MA KELAS XIII



                Inseminasi Buatan
                   Inseminasi Buatan (IB) adalah teknologi reproduksi yang bertujuan untuk meningkatkan

               populasi dan  mutu genetik dari ternak.  IB adalah pemasukan atau penyampaian semen ke dalam

               saluran kelamin betina dengan menggunakan alat buatan manusia (Toelihere, 1985). Teknik ini
               pertama kali dikembangkan dalam industri ternak dengan tujuan untuk menghasilkan keturunan

               unggul tanpa harus melalui proses perkawinan berulang.
                   Langkah  kerja  inseminasi  buatan  yaitu  sperma  dari  hewan  jantan  ditampung,  kemudian

               sperma tersebut dimasukkan ke dalam alat inseminasi, selanjutnya alat inseminasi dimasukkan
               ke dalam vagina hewan betina. Sebelum alat inseminasi dimasukkan, anus dan usus besar hewan

               betina  yang  akan  diinseminasi  harus  dibersihkan  dari  kotoran.  Orang  yang  akan  melakukan

               inseminasi harus mencuci tangannya terlebih dahulu dan harus menggunakan sarung tangan.
               Langkah selanjutnya, tangan dimasukkan ke dalam anus hewan betina untuk mengetahui posisi

               rahim supaya dapat memasukkan alat inseminasi dengan tepat. Apabila alat inseminasi sudah

               masuk ke dalam hewan betina dengan tepat, sperma disuntikkan secara perlahan.
                  ITLink

                                Untuk lebih memahami inseminasi buatan, dapat anda lihat
                                               pada alamat situs berikut ini.

                                     https://www.youtube.com/watch?v=bQx77BONQsY




                Fertilisasi in vitro
                   Fertilisasi in vitro terjadi di dalam tabung. Teknik teknologi reproduksi ini sudah sejak lama

               dilakukan pada hewan mamalia, tetapi untuk manusia baru dilakukan pada tahun 1974. Ilmuan
               pertama yang berhasil melakukan percobaan bayi tabung pada manusia adalah P.C. Steptoe dan

               R.G Edwards.
                   Proses fertilisasi in vitro melibatkan beberapa tahap yaitu: (1) Stimulasi, Pada langkah awal

               ini, wanita akan diberikan obat kesuburan untuk meningkatkan produksi sel telur. Selain itu,

               wanita tersebut juga akan menjalani USG transvaginal secara teratur untuk memeriksa ovarium
               dan tes darah untuk memeriksa kadar hormon. (2) Pengambilan telur, Kemudian operasi kecil,

               yang disebut aspirasi folikular, akan dilakukan untuk mengeluarkan sel telur dari tubuh wanita.
               Dengan  menggunakan  gambar  USG  sebagai  panduan,  dokter  akan  memasukkan  jarum  tipis

               melalui vagina ke dalam ovarium dan kantung folikel yang berisi telur. Jarum tersebut terhubung

               ke alat penghisap yang menarik telur dan cairan keluar dari setiap folikel satu per satu. Prosedur
               ini diulang untuk ovarium lainnya. (3) Inseminasi dan Fertilisasi, Sperma pria akan ditempatkan

               bersama dengan sel telur dengan kualitas terbaik. Prosedur pencampuran sperma dan sel telur ini




               16 | P a g e
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31