Page 51 - Suplemen Sistem Imun
P. 51

Pengenalan respons imun tubuh terhadap[ vaksin sama halnya saat tubuh mengenali
        masuknya antigen, ketika suatu antigen masuk ke dalam tubuh maka sel-sel  yang berperan
        sebagai  antigen  presenting  cell  (APC)  akan  menangkap  sejumlah  kecil  antigen  dan
        diekspresikan pada molekul MHC I maupun MHC II. MHC I hanya akan dikenali oleh limfosit
        T sitotoksik sedangkan MHC II hanya akan dikenali oleh sel limfosit Th (T helper). Pengenalan
        antigen oleh molekul MHC akan dipengaruhi oleh jenis antigen yang masuk apakah berupa
        virus, bakteri, atau sel abnormal.

























                                   Gambar 64. Mekanisme Pengenalan Vaksin oleh Sistem Imun
                                            Sumber :  Fernandes et al, 2020

               Sel  limfosit  T  yang  teraktivasi  selanjutnya  akan  mengaktivasi  limfosit  lain  seperti  sel
       limfosit B atau sel limfosit Tc. Sel B yang teraktivasi selanjutnya akan terdiferensiasi menjadi
       sel B plasma dan sel B memory. Sel B plasma akan membentuk antibodi untuk melawan
       antigen virus, tiap sel plasma dapat menyekresi sekitar 2000 antibodi/detik. Antibodi yang
       disekresikan akan terikat  pada  antigen  asal  dan menandainya untuk dimusnahkan oleh
       beberapa mekanisme.


               Mekanisme  pertama  yang  dilakukan  oleh  antibodi  adalah  dengan  menetralisasi  dan
       melakukan pencegahan virus masuk ke dalam sel. Namun, ketika virus telah masuk dalam sel
       maka  antibodi  akan  menjalankan  mekanisme  pemusnahan  virus  dengan  aktivasi  sistem
       komplemen  yang  memicu  fagositosis  oleh  berbagai  sel  sistem  kekebalan  termasuk  di
       dalamnya sel makrofag, NK, dan neutrofil serta menginduksi respons memori sel B dan sel T
       yang tahan lama.






                                                                                            44
       COMMUNE (Covid-19 From an Immune System Prespective)
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56