Page 52 - Suplemen Sistem Imun
P. 52

SUMMARY



              Sistem imun merupakan mekanisme yang melindunginya tubuh terhadap infeksi dengan
           mengidentifikasi dan membunuh substansi patogen. Berdasarkan spesifitasnya sistem imun
           terbagi menjadi 2 kelompok yakni sistem imun non spesifik (innate imunity) dan sistem imun
           spesifik (adaptive imunity).


                Sistem imun berperan dalam pertahanan terhadap infeksi virus dengan interaksi antara
           imunitas  bawaan  dan  imunitas  adaptive  seperti  pada  kasus  Covid-19.  Imunitas  bawaan
           mengandalkan  sel-sel  fagosit  yang  bekerja  dengan  menelan  material  patogen  yang
           menginfeksi tubuh. Sedangkan pada sistem imun adaptive, sel T, sel B dan sel plasma yang
           bekerja dalam mekanismenya.  Sel limfosit B dan T masing-masing memiliki tugas tersendiri
           dalam  mekanisme  sistem  imun  spesifik.  Sel  limfosit  B  berfungsi  dalam  membentuk  sel  B
           memory dan sel plasma. Sel plasma bertugas memproduksi antibodi yang nantinya akan
           menetralkan  atau  meningkatkan  fagositosis  dan  lisis  antigen  serta  meningkatkan
           sitotoksisitas  sel  yang  mengandung  antigen.  Sedangkan  sel  limfosit  T  berfungsi  dalam
           mengaktivasi  sel  B,  mengaktifkan  makrofag,  merekrut  sel  ke  lokasi  peradangan,  dan
           menjalankan fungsi toksisitas.


                     Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-Cov-2) merupakan jenis baru
           dari virus corona yang dinyatakan sebagai penyebab Covid-19. Merupakan virus dengan
           RNA  positif  untai  tunggal  (+ssRNA)  yang  tersusun  atas  4  protein  struktural  yaitu  Spike
           glycoprotein (S), Membrane protein (M), Nucleocapside protein (N), dan Envelope protein
           (E).
                 Secara umum fase infeksi Covid-19 dapat dibagi menjadi tiga fase utama yakni, tahap I
           dengan periode 0-7/10 hari pertama, tahap II dengan periode 7/10 -14/21 hari dan tahap III
           dengan  periode  14/21  hari.  Beberapa  pasien  dengan  Covid-19  yang  parah  tidak  dapat
           mengatasi  infeksi  virus  dan  berakhir  meninggal  yang  dikaitkan  dengan  kegagalan  kerja
           sistem pernapasan, disfungsional sistem imun dan badai sitokin.

                Dalam rangka penanganan infeksi Covid-19, vaksinasi menjadi pilihan untuk membentuk
           herd imunity di masyarakat. Vaksinasi bertujuan untuk membangkitkan imunitas yang efektif
           sehingga terbentuk antibody dan sel-sel memori. Ada berbagai platform yang digunakan
           untuk  pengembangan  vaksin  COVID-19  diantaranya,  mRNA,  DNA,  vektor  virus,  virus  yang
           tidak aktif, vaksin subunit protein, vaksin virus yang dilemahkan secara langsung.







                                                                                             45
        COMMUNE (Covid-19 From an Immune System Prespective)
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57