Page 44 - E-BOOK INOVASI TEKNOLOGI BERBASIS PJBL
P. 44

dalam  meningkatkan  pertumbuhan  tanaman,  memperbaiki  struktur  tanah,  serta  menjadi

               pengganti pupuk kimia yang mahal.
                       Pupuk  organik  cair  merupakan

               salah satu jenis pupuk yang banyak beredar
               di pasaran. Pupuk organik cair kebanyakan

               diaplikasikan    melalui     daun    yang

               mengandung hara makro dan mikro (N, P,
               K,  S,  Ca,  Mg,  B,  Mo,  Cu,  Fe,  Mn,  dan

               bahan  organik).  Pupuk  organik  cair
               mempunyai beberapa manfaat diantaranya                     Pupuk Organik Cair

               dapat  mendorong  dan  meningkatkan                              Sumber:
                                                                         https://youtu.be/baep8-
               pembentukan  klorofil  daun  sehingga               M241g?si=w6yWJNNd6JW_OCOq
               meningkatkan  kemampuan  fotosintesis            cepat dibandingkan dengan pupuk organik

               tanaman  dan  penyerapan  nitrogen  dari
                                                                padat.  Pupuk  organik  cair  dinilai  lebih
               udara, dapat meningkatkan vigor tanaman
                                                                efektif  dalam  meningkatkan  pertumbuhan
               sehingga tanaman menjadi kokoh dan kuat,         tanaman  yang  dihasilkan  karena  dapat
               meningkatkan daya tahan tanaman terhadap
                                                                menjaga stabilitas unsur hara dalam tanah,
               kekeringan,    merangsang    pertumbuhan
                                                                dapat mengurangi dampak sampah organik
               cabang       produksi,      meningkatkan
                                                                di  lingkungan  sekitar,  mudah  menyerap,
               pembentukan bunga dan bakal buah, serta          serta  dapat  memupuk  dan  menyiram

               mengurangi  gugurnya  bunga  dan  bakal
                                                                tanaman secara bersamaan (Yusuf, 2019)
               buah (Asmawanti, dkk, 2022).
                                                                       Proses  pembuatan  pupuk  organik
                       Pupuk  organik  cair  memiliki           cair  dilakukan  dengan  fermentasi,  proses

               keunggulan dari pada pupuk organik dalam
                                                                fermentasi pada pembuatan pupuk organik
               bentuk padat yaitu lebih efektif dan efesien
                                                                cair  dapat  dilakukan  secara  aerob  dan
               jika  diaplikasikan  pada  tumbuhan.  Pupuk      anaerob,  fermentasi  aerob  membutuhkan
               organik cair memiliki peran penting sebagai
                                                                oksigen dan menghasilkan CO2, H2O, dan
               perangsang  pertumbuhan  tanaman  karena
                                                                panas  (energi),  sedangkan  fermentasi
               daun dan batang dapat langsung menyerap          anaerob  dilakukan  tanpa  adanya  oksigen
               nutrisi yang diberikan melalui stomata atau      dan menghasilkan CH4, CO2, dan senyawa

               pori-pori     yang      terdapat     pada
                                                                lain  seperti  asam  organik  (Fahlevi  dkk,
               permukaannya.
                                                                2021).  Kecepatan  penguraian  bahan
                       Pupuk     organik    cair   dalam        organik selama fermentasi dipengaruhi oleh
               pembuatannya memerlukan waktu lebih




            30
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49