Page 55 - AHASLA.indd
P. 55
berperilaku murni setelah menerbitkan rasa takut
untuk berbuat jahat (ottappa).
3. Avītikkamana (tiada pelanggaran)
Setelah mantap dalam kemoralan, dia tidak melakukan
pelanggaran.
4. Paṭipākatikakaraṇa (melakukan perbaikan)
Karena lalai, dia melanggar sila, lantas melalui
pengertian terhadap rasa malu dan takut secara moral,
secaraberurutan, melakukan perbaikan dengan cara
rehabilitasi yang sesuai.
AṬṬHASĪLA 45