Page 42 - AHASLA.indd
P. 42
perempuan yang seperti laki-laki (vepurisikā), orang
yang memiliki ketidakjelasan seksual (sambhinna),
dan orang yang memiliki ciri kedua gender
(ubhatovyañjanaka). 48 Keberadaan transgender
bukanlah suatu kejahatan moral, tetapi kondisi alami
yang merupakan akumulasi sifat atau watak (vāsasā)
yang berkembang melalui suatu rangkaian kehidupan
(abbokiṇṇanī). 49
4. Musāvādā
Musā: sesuatu yang tidak benar, kebohongan
Vāda: ucapan, ujaran, perkataan
“Ia seorang pembohong. Saat dibawa ke balai pertemuan,
orang banyak, tengah-tengah sanak famili, peguyuban,
tengah-tengah keluarga raja, saat ditanya sebagai saksi,
“He, manusia, datanglah, katakanlah apa yang diketahui!”
Sementara ia tidak tahu tetapi mengatakan, “Saya tahu”
sementara ia tahu tetapi mengatakan, “Saya tidak tahu.”
Sementara ia tidak melihat tetapi mengatakan, “Saya
melihat” sementara ia melihat tetapi mengatakan, “Saya
tidak melihat.” Demikianlah, demi [kepentingan] dirinya
atau pihak lain, atau demi secuil materi, ia berbohong
secara sengaja.”
50
Maksud dari menghindari ucapan bohong adalah selain
48 Vin 3.129
49 Ud 28
50 A 5.283
32 AṬṬHASĪLA