Page 26 - Flipbook Menjelajahi Sel
P. 26
20
Protein integral biasanya merupakan protein transmembran dengan daerah
hidrofobik yang meluas sepenuhnya di sepanjang bagian
dalam hidrofobik membran. Daerah hidrofobik protein integral
terdiri dari satu atau lebih rangkaian asam amino non-
polar, biasanya melingkar dalam α-heliks. Ujung hidrofilik molekul-molekul
ini bersentuhan dengan larutan berair di kedua sisi membran.
Protein perifer adalah protein yang terikat secara longgar pada permukaan
membran dan tidak tertanam dalam lapisan ganda lipid.
Protein berpori sama sekali tidak tertanam dalam lapisan ganda lipid; Protein-
protein ini merupakan anggota yang melekat secara longgar pada permukaan
membran, seringkali tertanam pada bagian protein yang tetap terbuka.
Membran plasma hanya memiliki karbohidrat di permukaan luarnya.
Karbohidrat membran biasanya merupakan oligosakarida bercabang dengan
kurang dari 15 unit gula. Beberapa oligosakarida ini berikatan kovalen dengan
lipid dan membentuk molekul yang disebut glikolipid. Namun, sebagian besar
oligosakarida terikat secara kovalen dengan protein, itulah sebabnya
mereka disebut glikoprotein. Terkadang suatu partikel tidak dapat berdifusi
karena membran kedap (impermeable) menghalanginya. Namun, jika terdapat
faktor tambahan pada membran, seperti enzim yang menyebabkan saluran
pada protein integral terbuka, partikel tersebut dapat berdifusi tanpa
energi, suatu peristiwa yang disebut difusi terbantu atau terfasilitasi.
Beberapa partikel melintasi membran melalui transpor aktif, artinya
diperlukan sejumlah energi untuk mengeluarkan partikel dari larutan dengan
konsentrasi lebih rendah (hipotonik). Transpor aktif juga terjadi
ketika permeabilitas membran terhadap partikel tertentu sangat rendah.
Permeabilitas lapisan ganda lipid adalah sebagai berikut:
1. Molekul hidrofobik seperti hidrokarbon, karbon dioksida, dan ooksigen
dapat larut dalam membrane dan mudah lolos.
2. Molekul kecil bersifat polar, tetapi tidak bermuatan (dapat lewat).