Page 51 - BUKU ILMU FALAK
P. 51
BAB V
PENANGGALAN
1. Penanggalan Masehi
Kalender Masehi atau Anno Domini (AD) dalam bahasa
Inggris adalah sebutan untuk penanggalan atau penomoran
tahun yang digunakan pada kalender Julian dan Gregorian. Era
kalender ini didasarkan pada tahun tradisional yang dihitung
sejak kelahiran Yesus dari Nazaret. Masehi dihitung sejak hari
tersebut, sedangkan sebelum itu disebut Sebelum Masehi atau
SM. Perhitungan tanggal dan bulan pada Kalender Julian
disempurnakan pada tahun 1582 menjadi kalender Gregorian.
Penanggalan ini kemudian digunakan secara luas di dunia
untuk mempermudah komunikasi.
Kata Masehi (disingkat M) dan Sebelum Masehi
(disingkat SM) berasal dari bahasa Arab (حٌسملا), yang berarti
"yang membasuh," "mengusap" atau "membelai." (lihat pula Al-
Masih). Kata ini dalam terjemahan Alkitab bahasa Arab dipakai
untuk istilah bahasa Ibrani "Mesiah" atau "Mesias" yang artinya
"Yang diurapi".
Dalam bahasa Latin penanggalan ini disebut "Anno
Domini" (disingkat AD yang berarti "Tahun Tuhan") yang
dipakai luas di dunia. Dalam bahasa Inggris pada zaman
modern muncul istilah Common Era yang disingkat "CE"
(secara harfiah berarti "Era Umum"), sedangkan waktu
sebelum tahun 1 dipakai istilah "Before Christ" yang
disingkat BC (artinya sebelum kelahiran Kristus) atau Before
Common Era yang disingkat "BCE" (Sebelum Era Umum).
Awal tahun Masehi merujuk kepada tahun yang dianggap
sebagai tahun kelahiran Nabi Isa Al-Masih (Yesus Kristus atau
dalam bahasa Ibrani: "Yesua ha-Masiah") karena itu kalender
ini dinamakan menurut Yesus atau Masihiyah (Mesias).
Ilmu Falak | 51