Page 28 - E-Modul Praktikum Berbasis Etnosains Pada Materi Hidrolisis Garam Dalam Pembuatan Telur Asin Khas Lombok
P. 28
-
+
+
Ion Na dan ion Cl di dalam larutan tidak mengalami reaksi dengan air, maka ion Na
+
akan menghasilkan NaOH yang akan segera terionisasi kembali menjadi ion Na . hal ini
dikarenakan NaOH merupakan basa kuat yang terionisasi sempurna. Demikian pula jika
-
ion CI dianggap bereaksi dengan air, maka HCl yang terbentuk akan terionisasi sempurna
-
menjadi ion CI kembali. Hal ini disebabkan HCl merupakan asam kuat yang akan
terionisasi sempurna. Kesimpulannya garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat
+
tidak terhidrolisis. Oleh karena itu, konsnetrasi ion H dan OH dalam air tidak terganggu,
-
sehingga larutan bersifat netral (pH=7).
Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah
Garam yang anionnya berasal dari asam kuat dan kationnya berasal dari basa lemah jika
dilarutkan dalam air akan menghasilkan kation yang berasal dari basa lemah. Kation
+
tersebut bereaksi dengan air menghasilkan ion H yang menyebabkan larutan bersifat
asam.
Contoh:
NH Cl adalah garam yang berasal dari asam kuat yaitu HCI dan basa lemah yaitu
4
NH OH. Berdasarkan campuran tersebut, di dalam air NH Cl akan terionisasi
4
4
-
+
+
membentuk ion NH dan Cl . Ion NH bereaksi dengan air membentuk
4
4
kesetimbangan:
12
Hidrolisis Garam