Page 36 - E-Modul Praktikum Berbasis Etnosains Pada Materi Hidrolisis Garam Dalam Pembuatan Telur Asin Khas Lombok
P. 36
Keterangan : Kh = tetapan hidrolisis
-14
Kw = tetapan ionisasi air (10 )
Kb = tetapan ionisasi asam BOH
+
[B ] = konsentrasi ion basa yang terhidrolisis
Derajat hidrolisis (a) yang berasal dari
asam kuat dan basa lemah dirumuskan
sebagai berikut:
Garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa kuat
Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat
akan mengalami hidrolisis parsial. Ion yang bersifat
lemah akan mengalami hidrolisis. Contoh garam:
CH COONa, KCN, NaHCO , (CH COO) Ba, NaF,
3
3
2
3
dan Na CO . Jika larutan garam yang terbentuk dari
3
2
asam lemah dan basa kuat dicelupkan indikator
universal akan menghasilkan warna biru sampai
Gambar 2.5 Pengujian pH larutan garam
ungu sesuai dengan warna standar menunjukkan dari asam kuat dan basa lemah
pH>7 (basa). Untuk mengetahui tetapan hidrolisis
dan pH larutan dapat digunakan rumus sebagai
berikut :
Keterangan : Kh = tetapan hidrolisis
Kw = tetapan ionisasi air (10 )
-14
Ka = tetapan ionisasi asam HA
-
[A ] = konsentrasi ion asam yang terhidrolisis
Derajat hidrolisis merupakan perbandingan
jumlah mol yang terhidrolisis dengan jumlah
mol zat mula-mula. Derajat hidrolisis (a) yang
berasal dari asam lemah dan basa kuat
dirumuskan sebagai berikut:
20
Hidrolisis Garam