Page 23 - BMH JATIM MAJALAH MULIA EDISI JULI 2022 Versi ONLINE_Neat
P. 23
belum menuju Uhud, (“Ya Allah, fii sabilillah.
jangan pulangkan aku kepada Seakan-akan mereka ingin
keluargaku dan anugerahilah aku menunjukkan bahwa mereka bu-
ke syahidan.”) kanlah gambaran dari orang-orang
Cuplikan kisah kehidupan sa- fasik yang terdapat dalam ayat 24
habiyah, Hindun bin Amr bin Hi- QS: At-Taubah, yang arti nya: “Ka-
zam yang dikutip dari kitab Safi- takanlah (Nabi Muhammad), “Jika
natul Bihar Wa Madinatul Hikam bapak-bapakmu, anak-anak-
Wal Atsar di atas adalah gamba- mu, saudara-saudaramu, pas-
ran wanita beriman, keberanian, angan-pasanganmu, ke luargamu,
dan keberuntu ngan muslimah. harta kekayaan yang kamu us-
Amr bin Al jamuh suami dari ahakan, dan perniagaan yang
Hindun bin Amr adalah seorang kamu khawatirkan kerugian nya,
sahabat yang pincang, yang se- serta tempat tinggal yang kamu
jatinya tidak ada kewajiban bagi- sukai le bih kamu cintai daripada
nya untuk ikut berperang. Namun Allah dan Rasul-Nya dan daripa-
keteguhan iman dan kerinduan- da berjihad di jalan-Nya, tunggu-
nya pada surga mendorongnya lah sampai Allah mendatangkan
memohon kepada nabi mengikuti keputusan-Nya.” Allah tidak mem-
perang setelah absen dari Perang beri petunjuk kepada kaum yang
Badar, meski keempat putranya fasik.”
telah melarang dan akan meng- Dada mereka hanya terisi de-
gantikan bapaknya. ngan cinta pada Allah dan Ra-
Pemandangan keluarga dilipu- sul-Nya, pasti mereka tidak me-
ti iman luar biasa. Suami, istri, dan mikirkan hal remeh-temeh tentang
anak-anak yang memenuhi rumah dunia. Apa yang dicontohkan
mereka dengan kecintaan kepa- Hindun, suami, dan anak-anaknya
da Allah dan Rasulullah . me rupakan keberuntungan hakiki.
Entah seperti apa pen didikan Rasulullah pernah menga-
yang Amr bin Al jamuh berikan takan, manusia paling beruntung
kepada istri dan ke empat anak- adalah yang paling ba nyak meng-
nya. Seperti apa pula dukungan ingat mati dan paling banyak
Hindun ter hadap pendidikan menyiapkan bekal untuk meng-
di rumah yang diterapkan oleh hadapi kematian. (HR: Ibnu Majah).
suami nya? Mengapa disebut suatu ke-
Kita mendapati contoh orang- beruntungan? Karena sebagaima-
orang yang mencintai kehidupan na Allah firman kan, dunia dan
dunia ini sekadar nya saja. Keluar- se isinya ini hanyalah permainan,
ga dan harta apa yang mereka senda gurau, perhiasan, saling ber-
genggam tidak sedikitpun men- bangga, dan berbanyak-ba nyakan
gusik kecintaan mereka kepada dalam harta dan keturunan. (QS. Al
Allah , Rasulullah dan jihad Hadid:20).*
Dzulhijjah 1443/Juli 2022 | MULIA 19

