Page 3 - 7. UKBM_SeniBudaya
P. 3

2.    Peta Konsep
















                  3.    Kegiatan Pembelajaran
                        a.  Pendahuluan

                                Kamu sudah belajar tentang menyusun naskah sebagai tahapan dan
                            unsur  penting  dalam  pembelajaran  seni  teater.  Tahap  pembelajaran
                            selanjutnya  dalam  kegiatan  belajar  ini  kamu  akan  diajak  belajar  untuk

                            Memahami perancangan pementasan seni teater sesuai konsep, teknik
                            dan  prosedur  seni  teater  tradisional  dan  Merancang  pementasan  seni
                            teater  sesuai  konsep,  teknik  dan  prosedur  bersumber  seni  teater
                            tradisional.
                                Berhasil atau tidaknya suatu pertunjukan teater tradisional yang akan

                            dipentaskan, tergantung dari seberapa baik dalam melakukan persiapan.
                            Berbagai  unsur  pertunjukan  harus  dirancang  dengan  sebaik-baiknya,
                            dari mulai rancangan bentuk pertunjukan, arena pentas, properti, setting,
                            musik rias dan kostum. Dalam proses perancangan dituntut kreatifitas

                            dalam  menuangkan  gagasan  pada  rencana  pementasan.  Untuk
                            mendapatkan  berbagai  gagasan  harus  banyak  menyaksikan  dan
                            berapresiasi berbagai pertunjukan teater tradisional.
                                Pada  pementasan  teater  tradisional  unsur-unsur  komunikasi

                            antartontonan  akan  terasa  penting  karena  yang  paling  utama  dalam
                            pementasan  teater  tradisional  adalah  tersampaikannya  pesan  secara
                            langsung, akrab dan menghibur. Unsur hiburan dalam teater tradisional
                            terbentuk dari kemasan yang disajikan berupa musik, tarian, drama dan

                            lawakan.  Musik  dihadirkan  untuk  memeriahkan  suasana  sebagai
                            penanda keramaian di suatu tempat.
                                Musik berfungsi sebagai pengiring penari atau adegan dalam lakon
                            drama yang di pentaskan. Tarian disajikan sebagai penambah keindahan

                            dalam unsur gerak yang dapat mendukung lakon drama dan lawakan
                            yang dimainkan. Arena pertunjukan tidak selamanya berupa panggung



                                                             2
   1   2   3   4   5   6   7   8