Page 8 - KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan kepada kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan penyusunan modul ini guna memenuhi tugas kelompok untuk mata kuliah Imunologi dengan judul “Maturasi Sel Limfosit T &
P. 8

2.2.3Seleksi positif









                                                                  dan  negatif


















               Pada tahap sel pro-B, terjadi diferensiasi awal sel punca menjadi sel limfosit B. Sel pro-B ini belum menghasilkan

 imunoglobulin, mengekspresikan CD19 dan CD10 sebagai penanda permukaan sel, serta banyak terjadi pembelahan sel pro-B.


 Tahapan selanjutnya adalah tahap sel pre-B.Pada tahap ini mulai terbentuk molekul imunoglobulin sederhana pada

 permukaan sel. Molekul penanda permukaannya juga berganti menjadi CD34. Selain itu yang cukup penting adalah adanya

 rekombinasi gen-gen imunoglobulin, dimana hal ini penting untuk proses keragaman daerah Fab dalam proses pengenalan


 antigen. Proses rekombinasi gen ini terus terjadi pada tahap sel B imatur. Selain itu terjadi pula proliferasi sel yang cukup

 banyak.Penanda permukaan CD34 menghilang, serta mulai terekspresinya IgM di permukaan sel B imatur. Proses seleksi


 negatif terjadi pada tahap ini. Seleksi negatif sel limfosit B adalah proses seleksi sel B sehingga siap melawan patogen,

 ibaratnya pasukan tentara sudah mengalami penempaan fisik sebelum maju ke medan pertempuran. Pada tahap seleksi

 negatif ini sel B imatur akan dihadapkan dengan protein tubuh (self antigen). Apabila sel B imatur dapat mengenali protein


 ini sebagai agen asing, maka sel B imatur ini akan mengalami apoptosis atau tidak mengalami maturasi lebih lanjut). Namun,

 apabila sel B imatur tidak bereaksi dengan protein tubuh, maka sel akan mengalami maturasi lebih lanjut.
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13