Page 17 - POWERFULL APLICATION_Neat
P. 17
MELALUI KETERAMPILAN ABAD KE-21
aat Indonesia genap berusia 100 tahun, menjadi
salah satu alasan munculnya ide, wacana dan
Sgagasan tentang Generasi Emas 2045. Istilah ini
digaungkan tanpa sebab, pasalnya ada satu harta karun
yang sejatinya bisa menjadi modal untuk kelangsungan
bangsa dan negara ini ke depannya. Bernama bonus
demografi.
Menurut Yulianti Rizka dalam tulisannya berjudul
“Generasi Emas Produktif, Indonesia Siap di Tahun 2045”
yang dimuat di laman situs www.goodnewsfromindonesia.
id bahwa pada tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan
bonus demografi yaitu jumlah penduduk Indonesia 70%-
nya dalam usia produktif (15-64 tahun) sedangkan sisanya
30% merupakan penduduk yang tidak produktif (usia
dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun) pada periode tahun
2020-2045.
Jadi, untuk menghadapi fenomena ini tergantung
bagaimana sikap semua pihak menyiapkan generasi muda.
Masalahnya seperti apakah kualitas para pemuda Indonesia
saat itu, dan sekali lagi, para pemuda dipertanyakan
kembali sudah siapkah mereka mengemban tanggung
jawab mereka sebagai seorang pemuda?
Generasi Emas 2045 adalah visi mulia yang harus
diemban oleh seluruh elemen masyarakat. Maka disinilah
khususnya institusi pendidikan memegang peranan untuk
menyiapkan masa transisi generasi muda di kemudian
hari. Namun yang lebih penting adalah peran keluarga
17

