Page 11 - E-modul Rasio Trigonometri KD 3.7_Nailul Munna final
P. 11
ILMUWAN MATEMATIKA
Abu Al-Wafa
Nama lengkapnya adalah Abu al-Wafa Muhammad Ibn Yaya Ibn Ismail al-Buzjani
lahir di Buzjan, Nishapur, Iraq tahun 940 M. sejak kecil, kecerdasannya sudah mulai nampak
dan hal tersebut ditunjang dengan minatnya yang besar di bidang ilmu alam. Setelah berhasil
menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya, Abu al-Wafa memutuskan untuk
meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi di Baghdad pada tahun 959 M.
Berkat bimbingan sejumlah ilmuwan terkemuka masa itu, tak berapa lama ia menjelma
menjadi seorang pemuda yang berotak cemerlang. Dia pun lantas banyak membantu para
ilmuwan serta secara pribadi mengembangkan teori terutama dalam bidang trigonometri.
Konstruksi bangunan trigonometri versi abu al-Wafa diakui sengat besar manfaatnya. Beliau
mengembangkan metode baru tentang konstruksi segi empat serta perbaikan nilai sinus 30
dengan memakai delapan decimal. Abu al-Wafa pun mengembangkan hubungan sinus.
Banyak buku dan karya ilmiah telah dihasilkannya dan mencakup banyak bidang ilmu.
Namun, tak banyak karyanya yang tertinggal hingga saat ini. Sejumlah karyanya hilang, sedang
yang masih ada sudah dimodifikasi. Abu al-Wafa juga banyak menuangkan karya tulisnya di
jurnal ilmiah Euclid,Diophantus dan al-Khawarizmi, tetapi sayangnya banyak yang telah
hilang. Karena konstribusinya yang besar terhadap bidang trigonometri, beliau dijuluki sebagai
peletak dasar ilmu trigonmetri.
6