Page 48 - flipbook ibuk 1_Neat
P. 48
2. Melihat kondisi keuangan saat ini.
3. Mempertimbangkan tujuan keuangan dan kondisi keuangan saat ini.
4. Merencanakan apa yang harus dilakukan agar tujuan keuangan tercapai.
5. Mengevaluasi target pencapaian tujuan keuangan yang telah ditetapkan.
Berikut pembahasan dari langkah-langkah di atas.
8.2.1. Menentukan tujuan keuangan
Pengaturan keuangan sangat penting dengan menentukan tujuan hidup terlebih dahulu,
yang berbeda antara satu orang dengan orang yang lain. Contoh tujuan hidup adalah:
1. Menikah
2. Melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya
3. Mempunyai rumah
4. Mempunyai anak
5. Mempunyai kendaraan bermotor
6. Pergi haji
7. Hidup sehat
8. Liburan setiap akhir tahun
9. Tetap berkecukupan di hari tua
10. Dan sebagainya
Tujuan hidup ini yang harus ditentukan sejak awal, sehingga akan mempengaruhi
pengeluaran. Ketika melakukan pengeluaran atau belanja maka dikaitkan dengan tujuan
hidup yang telah ditetapkan, sehingga dapat dikatakan tujuan hidup ini sebagai
pengendali diri. Sebagai muslim, penentuan tujuan hidup ini hendaknya disesuaikan
dengan ayat-ayat yang ada dalam Al-Quran, yaitu surat Az-Zariyat ayat 56 yaitu:
ْ
ْ
ُ ِ نوُدُبْعَيِل َّ ل ِ إَسن ِ لْٱوَّن ِ جلٱُتْقَلَخا َ مو
َ
َ
Artinya: Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah
kepada-Ku. (https://quran.kemenag.go.id/, n.d.)
Ayat ini menyebutkan bahwa Allah menciptakan jin dan manusia untuk beribadah.
Maka kita sebagai manusia harus patuh dengan menjalankan ibadah untuk
mendapatkan surganya Allah SWT. Ibadah yang dimaksud adalah sholat, zakat, pergi
haji, yang dapat kita jadikan sebagai tujuan hidup seperti yang telah disebutkan dalam
contoh di atas.