Page 30 - MODUL 3
P. 30

Setiap peristiwa dan kejadian alam sebagai akibat dari kerusakan lingkungan hidup
                        merupakan  suatu  pertanda  bahwa  manusia  mesti  sadar  dan  berubah.  Upaya
                        rekonsiliasi  menjadi  suatu  sumbangan  positif  yang  perlu  disadari.  Tanpa  sikap
                        rekonsiliasi,  maka  kejadian-kejadian  alam  sebagai  akibat  kerusakan  lingkungan
                        hidup hanya akan menjadi langganan yang terus-menerus dituai.

                        Lalu,  usaha  manusia  untuk  selalu  menghindarkan  diri  dari  akibat  kerusakan
                        lingkungan hidup tersebut hendaknya bukan dipahami sebagai suatu kenyamanan
                        saja.  Tetapi  justru  kesempatan  itu  menjadi  titik  tolak  untuk  memulai  suatu
                        perubahan. Perubahan untuk dapat mencegah dan meminimalisir efek yang lebih
                        besar.  Jadi,  sikap  rekonsiliasi  dari  pihak  manusia  dapat  memungkinkannya
                        melakukan perubahan demi kenyamanan di tengah-tengah lingkungan hidupnya.

                        Salah  satu  paham  yang  mungkin  menjadi  akar  permasalahan  seputar  kerusakan
                        lingkungan  hidup  adalah  terjadinya  pergeseran  konsep  manusia  tentang  alam.
                        Berbagai fakta kerusakan lingkungan hidup  yang terjadi di dalam tanah air kita
                        tidak lain adalah hasil dari suatu pergeseran pemahaman manusia tentang alam.
                        Cara  pandang  tersebut  melahirkan  tindakan  yang  salah  dan  membahayakan.
                        Misalnya,  konsep  tentang  alam  sebagai  obyek.  Konsep  ini  seolah-olah  bahkan
                        secara  terang-terangan  memberi  indikasi  bahwa  manusia  cenderung  untuk
                        mempergunakan  alam  semau  gue.  Dan  tindakan  dan  perilaku  manusia  dalam
                        mengeksplorasi alam terus terjadi, tanpa disertai suatu pertanggung jawaban bahwa
                        alam perlu dijaga keutuhan dan kelestariannya.

                        Oleh karena itu, tak jarang pula binatang-binatang yang seharusnya dilindungi pada
                        akhirnya  menjadi  korban  perburuan  manusia-manusia  yang  tidak  bertanggung
                        jawab. Pemabalakan liar yang terjadi pun tak dapat dibendung lagi. Pencemaran
                        tanah dan air sudah menjadi lagu lama yang terus dinikmati. Dan permasalahan
                        seputar polusi telah menjadi semacam udara segar yang terus dihirup manusia tanpa
                        menyadari  bahwa  terdapat  kandungan  toksin  yang  membahayakan.  Jadi,  di  sini
                        alam merupakan obyek yang terus menerus dieksplorasi dan dipergunakan sejauh
                        manusia membutuhkannya.

                        Berhadapan dengan kenyatan demikian, maka menurut saya perlu suatu perubahan
                        konsep yang baru. Konsep yang dimaksud adalah melihat alam sebagai subyek.
                        Konsep  alam  sebagai  subyek  berarti  manusia  dalam  mempergunakan  alam
                        membutuhkan kesadaran dan rasa tanggung jawab. Di sini tampak bahwa manusia
                        dalam  kesaksian  hidupnya  dapat  menghargai  dan  mempergunakan  alam  secara
                        efektif dan bijaksana. Misalnya, orang Papua memahami alam sebagai ibu yang
                        memberi kehidupan. Artinya alam dilihat sebagai ibu yang daripadanya manusia
                        dapat memperoleh kehidupan. Oleh karena itu, tindakan yang merusak lingkungan
                        secara tidak langsung telah merusak kehidupan itu sendiri.

                        Sumber: https://environment-indonesia.com/articles/upaya-pelestarian-lingkungan-hidup/
                        2.  Analisislah teks eksposisi tersebut Tentukan bagian tesis argumen dan
                            rekomendasi!
                            Jawab:




                                                              25
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35