Page 31 - (1) E-MODUL IKATAN KIMIA
P. 31

Setelah mempelajari materi di atas, sekarang saatnya menguji pemahaman Anda dengan

               mengerjakan soal prapembelajaran berikut ini!

               1.  Litium (Li) dengan nomor atom 3 dan Fluorin (F) dengan nomor atom 9 dapat membentuk
                   senyawa lithium fluorida (LiF).  Jelaskan proses pembentukan ikatan ion pada senyawa

                   tersebut dengan menjawab pertanyaan di bawah ini.
                   a.  Tuliskan konfigurasi elektron serta jumlah elektron valensi dari Li dan F!

                   b.  Gambarlah dan jelaskan proses pembentukan ikatan ionik pada senyawa LiF dengan
                      menggunakan struktur Lewis!

               2.  Perhatikan kembali video pada Fenomena 2 yang menunjukkan perbedaan wujud garam

                   sehingga  menghasilkan  sifat  yang  berbeda.  Untuk  memahami  persoalan  ini,  jawablah
                   pertanyaan berikut.

                   a.  Mengapa garam dalam wujud padat tidak dapat menyalakan lampu ketika dialiri listrik?
                      Hubungkan jawabanmu dengan sifat kristal senyawa ionik!

                   b.  Ketika garam dipanaskan menjadi wujud cair dan dapat menyalakan lampu saat dilaliri

                      listrik,  apa  yang  terjadi  pada  ion-ion  garam  sehingga  hal  tersebut  dapat  terjadi?
                      Hubungkan jawabanmu dengan pergerakan ion-ion garam!

               Soal nomor 3 – 5 merupakan bentuk soal analisis hubungan. Dengan memilih jawaban
               paling tepat di antara A, B, C, D atau E.

               3.  Kristal NaCl akan pecah bukan bengkok ketika diberi pukulan dengan tekanan yang cukup

                   besar.
                                                          SEBAB

                   Ion-ion  dengan  muatan  yang  sama  dalam  kristal  NaCl  akan  saling  mendekat  sehingga
                   timbul gaya tolak-menolak yang kuat.


                   Manakah jawaban yang paling tepat dari soal tersebut?
                   A. Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat.
                   B. Jika pernyataan benar dan alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan

                        sebab-akibat.
                   C. Jika pernyataan benar dan alasan salah.

                   D. Jika pernyataan salah dan alasan benar.

                   E. Jika baik pernyataan maupun alasan, keduanya salah.




                                                                                         Ikatan Kimia | 29
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36