Page 171 - 1. E-MODUL AHMAD SUBARI (20177016) 52_Neat
P. 171
EKOLOGI & PERUBAHAN LINGKUNGAN 06/24/2022
analoginya lebih penting mencapai tujuan dengan kecepatan tinggi akan
tetapi kurang efisien dari pada berkendaraan pelan dan lama, tetapi
efisien.
4. Metabolisme dan Ukuran Organisme
Standing Crop Biomass (dinyatakan dengan berat kering atau
kendungan kalori total organisme pada suatu waktu) dapat ditunjang oleh
aliran energi yang konstan dalam rantai makanan dan sampai batas
tertentu dipengaruhi oleh ukuran organisme. Makin kecil orgenisme akan
makin kecil biomassa yang dapat ditunjang pada jenjang makanan
tertentu dari ekosistem. Sebaliknya makin besar organisme makin besar
standing crop biomass-nya. Phytoplankton ganggang dalam suatu danau
yang beratnya hanya beberapa Kg dapat mempunyai metaboilisme yang
menyamai pohon besar, juga metabolisme beberapa Kg zooplankton
seimbang dengan metabolisme seekor sapi.
Kecepatan metabolisme dapat diukur dengan jalan mengukur
banyaknya O2 untuk respirasi atau O2 yang dihasilkan fotosintesis.
Kecepatan metaboilisme organisme dipengaruhi oleh luas permukaan
tubuh organisme. Hal ini disebabkan makin luas permukaan tubuh akan
makin besar radiasi panas, juga organisme homoitherm metabolisme
lebih tinggi daripada organisme poikiotherm. Pada tanaman makin luas
daun makin tinggi metabolismenya. Pohon yang besar dapat dianggap satu
organisme akan tetapi dapat juga dianggap setiap helai daun satu
organisme.
5. Struktur Jenjang Makanan dan Piramida Makanan
Fenomena interksi pada rantai makanan di mana energi akan hilang
waktu terjadi transfer dari jenjang makanan satu ke jenjang makanan
lain dan hubungan antara ukuran dengan kecepatan metabolisme yang
AHMAD SUBARI 161