Page 2 - bentuk molekul
P. 2
materi78.co.nr KIM 1
Bentuk dan Interaksi Molekul
A. BENTUK MOLEKUL Bentuk molekul (BM) adalah bentuk akhir
molekul yang ditentukan oleh nilai BGPE, PEI dan
Bentuk molekul adalah susunan ruang atom-
atom suatu molekul. Bentuk molekul hanya PEB. (lihat di halaman terakhir)
terdapat pada senyawa kovalen. C. KEPOLARAN
B. TEORI DOMAIN ELEKTRON Sebuah atom yang berikatan dengan atom lain
saling tolak menolak sehingga berada dalam
Teori domain elektron (VSEPR) adalah teori
yang menyatakan bahwa: jarak terjauh dengan atom yang diikatnya.
Kepolaran senyawa adalah perilaku suatu zat
1) Pasangan elektron ikat (PEI) adalah
pasangan elektron yang terikat antara atom yang menyerupai medan magnet, yaitu terdapat
pusat dengan atom lain secara kovalen. kutub sementara yang disebut dipol.
Dipol dapat menyebabkan gaya tarik-menarik
2) Pasangan elektron bebas (PEB) adalah
pasangan elektron bebas pada atom pusat atau tolak-menolak dalam senyawa.
yang tidak terikat dengan atom lain. Dipol (δ) pada suatu senyawa terdiri atas:
3) Domain elektron adalah total dari pasangan 1) Dipol positif (δ+), atom yang berdipol positif
elektron ikat dan bebas. Setiap pasangan adalah yang memiliki keelektronegatifan
elektron bernilai satu domain. lebih kecil dari atom lain.
Bentuk geometri pasangan elektron (BGPE) 2) Dipol negatif (δ–), atom berdipol negatif
adalah domain total yang dimiliki atom pusat adalah yang memiliki keelektronegatifan
suatu molekul, dan menjadi bentuk ruang dasar lebih besar dari atom lain.
molekul. Contoh: Keelektronegatifan H lebih kecil dari Cl,
Jumlah Susunan BGPE Sudut Kepolaran sehingga pada HCl, H bertindak sebagai δ+, dan
Domain Ruang Hibridisasi Ikatan Awal Cl bertindak sebagai δ–.
Kepolaran dalam bentuk molekul dipengaruhi:
linear
2 A 180° non-polar 1) Sudut ikatan
sp
Atom yang berikatan akan selalu berada jarak
jauh maksimum dengan atom lainnya
segitiga membentuk sudut ikatan yang merata, dan
3 planar 120° non-polar
A saling meniadakan kepolaran senyawa.
Namun, jika sudut ikatan tidak tersebar
sp
2
merata, maka kepolaran akan muncul.
2) Simetri bentuk molekul
tetrahedron Bentuk molekul simetris bersifat non-polar,
4 A 109,5° non-polar sedangkan asimetris bersifat polar.
sp 3) Pasangan elektron bebas
3
Jika terdapat pasangan elektron bebas yang
tidak saling meniadakan posisinya
segitiga (asimetris), maka kepolaran akan muncul.
5 A bipiramid 90° dan polar Tingkat kepolaran senyawa dinyatakan dalam
120° momen dipol dalam satuan Coulumb meter.
Senyawa non-polar memiliki momen dipol nol.
sp d D. INTERAKSI ANTAR MOLEKUL
3
Gaya antar molekul adalah gaya yang terjadi
akibat interaksi antar molekul sejenis.
oktahedron gaya London paling lemah
6 A 90° non-polar gaya tarik dipol-dipol
gaya van der Waals
ikatan hidrogen paling kuat
sp d
3 2
IKATAN KIMIA 1