Page 240 - Final Sejarah Wilayah Perbatasan
P. 240
Raharjo, S.N.I. 2014. “Peran Indonesia dalam Penyelesaian Sengketa Laut China
Selatan”, Jurnal Penelitian Politik Vol.11 No.2: 55—70. Raharjo, Sandy Nur
Ikfal (ed.). 2018. Ketahanan Sosial Masyarakat Pulau-Pulau Kecil Terluar:
Studi Kepulauan Marore dan Pulau Sebatik. Jakarta: LIPI Press.
Raharjo, Sandy Nur Ikfal. 2014. “Peran Indonesia dalam Penyelesaian Sengketa Laut
Tiongkok Selatan.” Jurnal Penelitian Politik Volume 11(2): 55—70 Risalah
Sidang BPUPKI, Sekretariat Negara RI 1995, Bundel Sekretariat Negara.
Rusdianto. 2014. “Perdagangan Lintas Batas Malaysia dan Indonesia Perlu Direvisi”.
Diakses pada 31 Juli 2019 dari https://kepri.antaranews.com/berita/31137/
perdagangan-lintas-batas-malaysia-dan-indonesia-perlu-direvisi.
Safety 4 Sea. 2018. “Over 30% of global crude oil trade moves through South China
Sea”. Diakses pada 20 Mei 2019 dari https://safety4sea.com/over-30-of-global-
crude-oil-trade-moves-through-south-china-sea/.
Salleh, A., Mohd Razali, C.H.C., dan Jusoff, K. 2009. “Malaysia’s policy towards its
1963 - 2008 territorial disputes”. Journal of Law and Conflict Resolution Vol.
1(5): 107-116.
Schot, G. 1891. “De Battam Archipel” dalam Indische Gids, Jilid 1.
Sicun Wu dan Keyuan Zou. 2009. Maritime Security in the South China Sea, England:
Ashgate Publishing Limited.
Siebe, DG dan HJ. De Graaff. 1919. “Riouw en Onderhorigheden”, dalam Encyclopaedie
van Nederlandsch Indie, tweede deel, s’Gravenhage: Martinus Nijhoff.
Siregar, Chairil N. 2010. “Peran Sosial, Ekonomi dan Budaya Masyarakat dalam
Meningkatkan Keamanan di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau”.
Jurnal Sosioteknologi Edisi 21 Tahun 9, Desember 2010.
Soewito, Irna HN Hadi.(1993. Chairul SalehTokoh Kontroversial. Jakarta: t.penerbit.
Staatsblad van Nederlandsch-Indie, 1939 Nomor 442 Territoriale Zee en Maritime
Kringen Ordonantie Staatsblad van Nederlandsch-Indie, 1938 Nomor 200.
Stiebe, DG dan HJ. De Graaff. 1919. “Natoena Eilanden”, dalam Encyclopaedie van
Nederlandsch Indie, tweede deel, s’Gravenhage: Martinus Nijhoff.
Stiebe, D.G. dan H.J. De Graaff. 1919. “Poeloe Toedjoeh”, dalam Encyclopaedie van
Nederlandsch Indie, tweede deel, s’Gravenhage: Martinus Nijhoff.
Suharna, K. “Konflik dan Solusi Laut China Selatan dan Dampaknya bagi Ketahanan
Nasional”. Majalah Ketahanan Nasional Edisi 94: 33--41.
Mutiara di Ujung Utara 223

