Page 25 - Buku Digital_Julika Supriani (2006101020054)
P. 25

ekonomi  dunia  kacau.  Perang  Dunia  II  telah

        mengeksploitasi banyak tenaga kerja, modal, dan biaya


        perang  sehingga  ketika  perang  berakhir  keadaan

        perekonomian  sangat  berantakan.  Lahirnya  dua

        kekuatan  adidaya  setelah  perang  dunia  dengan


        sendirinya  telah  menyebabkan  sistem  ekonomi  dunia

        terbelah  menjadi  dua.  Sistem  ekonomi  dunia  setelah


        Perang  Dunia  II  terdiri  atas  sistem  ekonomi  kapitalis

        dan sistem ekonomi sosialis. Sistem ekonomi kapitalis


        cenderung  berkiblat  dan  didominasi  oleh  Amerika

        Serikat.  Sistem  ekonomi  sosialis  cenderung  berkiblat

        dan didominasi oleh Uni Soviet.







               Negara-negara  di  Eropa  Barat  dan  sebagian  Asia,

        seperti Jepang, Singapura, dan Korea selalu cenderung


        menggunakan  sistem  ekonomi  kapitalis.  Amerika

        Serikat sebagai pemimpin kapitalis menyatakan bahwa


        sistem  perekonomian  kapitalis  merupakan  sistem

        perekonomian terbaik di dunia.






               Hal  itu  disebabkan  sistem  perekonomian  kapitalis


        menekankan pada bentuk persaingan bebas sesuai nilai

        liberal.            Paham              ekonomi                kapitalis              ini        sangat

        bertentangan  dengan  paham  ekonomi  sosialis.  Paham


        ekonomi  sosialis  banyak  diterapkan  di  negara-negara

        Eropa  Timur  dan  sebagian  Asia,  seperti  Cina,  Korea


        Utara,  dan  Vietnam.  Pada  sistem  ekonomi  sosialis,

        peranan  pemerintah  sangat  mendominasi.  Bahkan,


        campur                tangan               pemerintah                   dalam               kegiatan

        perekonomian                      wajib            dilaksanakan.                    Hak           milik


        perorangan atau pribadi sangat  diabaikan.  Jadi, semua

        kegiatan itu dipusatkan dan diperuntukkan bagi negara.
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30