Page 2 - E-Warta Edisi Tahun ke 22 No.19 Tanggal 9 Mei 2021
P. 2

SUARA

                               Kebenaran


                 Saat ini kita akan belajar tentang “mata rohani” seseorang!
                       Seringkali “mata rohani” kita tertutup karena:

                                       Pertama
     “Kesedihan yang berkelanjutan”. Murid-murid setelah kematian Yesus, begitu dalam duka
    cita mereka, karena pengharapan akan pembebasan dari penjajahan pemerintahan Roma
                                      telah tiada.
     Firman-Nya mengatakan: “Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga
                      mereka tidak dapat mengenal Dia.” (Lukas 24:16)

          Kesedihan Maria yang mendalam mengaburkan pandangan mata rohaninya.
     Firman-nya mengatakan: Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat
        Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. (Yohanes 20:14)
                                        Kedua
   Ketakutan yang berlebihan. Ketakutan yang menghantui kita dapat mengaburkan pandangan
                                    mata rohani kita.
     Firman-Nya mengatakan: “mereka terkejut, takut dan menyangka bahwa mereka melihat
                                        hantu.”
                                     (Lukas 24:37)

            Teguran bagi para murid-murid-Nya yang pernah hidup dalam ketakutan.
   Sesuai dengan firman-Nya: Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini,
                                     jangan takut!"
                                     (Matius 14:27)
                                        Ketiga
      Kekuatiran yang berkelebihan. Dapat menghalangi pertolongan Tuhan bagi umat-Nya.
   Firman-Nya: “.... Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan
   kaki, namun Engkau berfirman: Daging akan Kuberikan kepada mereka, ...” (Bilangan 11:21a)
   Dapatkah sekian banyak kambing domba dan lembu sapi disembelih bagi mereka, sehingga
                       mereka mendapat cukup? .... (Bilangan 11:22a)
     TUHAN menjawab Musa: "Masakan kuasa TUHAN akan kurang untuk melakukan itu?...”
                                   (Bilangan 11:23a)

   Firman-Nya: Ketika pelayan abdi Allah bangun pagi-pagi dan pergi ke luar, maka tampaklah
    suatu tentara dengan kuda dan kereta ada di sekeliling kota itu. Lalu berkatalah bujangnya
       itu kepadanya: "Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?" (2 Raja-raja 6:15)
      Lalu berdoalah Elisa: "Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat." Maka
      TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh
                       dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.
                                   (2 Raja-raja 6:17)






                                                                                 02
                                                                                 02
   Warta Jemaat No. 19 Th. 2021
   Warta Jemaat No. 19 Th. 2021                                                  02
   Warta Jemaat No. 19 Th. 2021
   1   2   3   4   5   6   7