Page 19 - HANIF KAMAL HIDAYAH NASRULLOH_2200008017
P. 19
BAB III
KESIMPULAN
Sistem saraf merupakan sistem koordinasi (pengaturan tubuh) berupa
penghantaran impul saraf ke susunan saraf pusat, pemrosesan impul saraf dan
perintah untuk memberi tanggapan rangsangan. Sistem saraf tersusun atas sel-sel
saraf yang disebut neuron. Neuron merupakan unit struktural dan fungsional dari
sistem saraf. Neuron memiliki kemampuan mersepon rangsangan yang cukup kuat.
Sistem saraf mempunyai beberapa fungsi, diantaranya yaitu Menerima berbagai
sensasi dari dalam dan luar tubuh. Sistem saraf terdiri dari 2 bagian utama yakni
sistem saraf pusat dan juga sistem saraf tepi (sering disebut sebagai sistem saraf
perifer). Sistem saraf pusat meliputi bagian otak dan juga bagian sumsum tulang
belakang. Sedangkan sistem saraf tepi meliputi bagian atas sistem saraf somatik dan
juga bagian sistem saraf otonom. Impuls dapat dihantarkan melalui beberapa cara,
diantaranya melalui sel saraf dan sinapsis. Kelainan yang disebabkan karena
gangguan sistem syaraf antara lain yaitu alzheimer, amnesia, ataksia dan tumor
sistem saraf pusat (SSP).
14