Page 51 - SITI SUMARNI BUKU SAKU DIGITAL EKONOMI PENDIDIKAN
P. 51

Permasalahan terkait infrastruktur yang dialami FKIP UNRI, seperti ruang kelas dengan AC rusak, kipas
              angin yang sedikit atau tidak berfungsi, WiFi lambat (ngeleg), kursi patah, jalan parkir rusak, hingga

              plafon  yang  bocor,  merupakan  masalah  serius  yang  dapat  mengganggu  kualitas  pembelajaran  dan
              kenyamanan  mahasiswa  maupun  dosen.  Kondisi  ini  mencerminkan  adanya  keterbatasan  dalam

              pemeliharaan fasilitas dan alokasi anggaran untuk infrastruktur.



                     1. Solusi Mengatasi Masalah Infrastruktur


                         a. Perbaikan dan Pemeliharaan Fasilitas Kelas dan Kampus

                     1. Identifikasi dan Audit Fasilitas yang Bermasalah:

                           Lakukan  pendataan  lengkap  terhadap  fasilitas  yang  rusak  di  ruang  kelas,  parkiran,  dan
                     lingkungan kampus. Tentukan prioritas perbaikan berdasarkan tingkat urgensinya.


                     2. Pengalokasian Anggaran Internal:

                           Dorong  fakultas  untuk  mengalokasikan  dana  dari  anggaran  operasional  untuk  perbaikan
                     mendesak, seperti penggantian AC, perbaikan plafon bocor, dan kursi yang patah.



                     3. Mitra Kerja Sama untuk Bantuan Fasilitas:
                           Jalin kerja sama dengan pemerintah daerah, alumni, atau pihak swasta untuk mendapatkan

                     hibah dana atau bantuan material, misalnya melalui CSR (Corporate Social Responsibility).


                     4. Jadwal Pemeliharaan Rutin:

                           Bentuk tim khusus untuk melakukan perawatan fasilitas secara berkala agar kerusakan tidak
                     terus bertambah.


                      b. Penyediaan dan Optimalisasi Teknologi (WiFi dan Digitalisasi)*

                          1. Upgrade Jaringan WiFi:

                           Lakukan kerja sama dengan penyedia layanan internet untuk meningkatkan kecepatan dan
                     kapasitas jaringan sesuai kebutuhan mahasiswa dan dosen.


                     2. Optimalisasi Teknologi Pembelajaran:


                                                               51
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56