Page 57 - SITI SUMARNI BUKU SAKU DIGITAL EKONOMI PENDIDIKAN
P. 57
sumber pendidikan dengan melihat dari kecenderungan- kecenderungan dari berbagai aspek
yang dapat dipertimbangkan untuk merumuskan rencana dan program.
8) Metode value added análysis (analisis nilai tambah). Metode ini digunakan untuk
mengukur keberhasilan peningkatan produksi atau pelayanan. Melalui metode ini akan
didapatkan mendapatkan gambaran singkat tentang kontribusi dari aspek tertentu.
3. Yang harus dilakukan dalam melakukan perencanaan pendiddikan menggunakan metode Input-
output!
Metode Input-Output dalam perencanaan pendidikan digunakan untuk menganalisis
hubungan antara input (sumber daya pendidikan) dan output (hasil yang dicapai, seperti
lulusan atau kompetensi tertentu). Metode ini membantu mengidentifikasi efisiensi dan
efektivitas sistem pendidikan. Berikut langkah-langkah utama yang perlu dilakukan:
1. Identifikasi Input
- Sumber daya manusia: Guru, staf administrasi, pelatih, dan lainnya.
- Sumber daya material: Gedung sekolah, ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan
fasilitas lainnya.
- Sumber daya finansial: Dana operasional, anggaran, dan sumber pembiayaan lain.
- Peserta didik: Jumlah siswa yang terdaftar berdasarkan jenjang pendidikan.
2. Identifikasi Output
- Output langsung: Jumlah lulusan per jenjang pendidikan, tingkat kelulusan, atau angka
transisi siswa ke jenjang berikutnya.
- Output tidak langsung: Kompetensi atau keterampilan yang diperoleh lulusan, tingkat
penyerapan di pasar kerja, atau kontribusi lulusan terhadap masyarakat.
3. Pengumpulan Data
- Kumpulkan data historis terkait input dan output dalam sistem pendidikan, seperti data
anggaran, jumlah siswa dan guru, fasilitas yang tersedia, dan hasil belajar siswa.
- Gunakan survei, wawancara, atau data statistik resmi untuk mendapatkan informasi
yang valid dan reliabel.
4. Analisis Hubungan Input-Output
57