Page 2 - Konsep Penjadwalan CPU
P. 2
2. Penjadwalan Nonpreemptive
Penjadwalan Non Preemptive ialah salah satu jenis penjadwalan dimana sistem operasi tidak
pernah melakukan context switch dari proses yang sedang berjalan ke proses yang lain. Dengan
kata lain, proses yang sedang berjalan tidak bisa di-interupt. Penjadwalan Non Preemptive
terjadi ketika proses hanya:
Berjalan dari running state sampai waiting state.
Dihentikan
Ini berarti CPU menjaga proses sampai proses itu pindah ke waiting state ataupun dihentikan
(proses tidak diganggu). Metode ini digunakan oleh Microsoft Windows 3.1 dan Macintosh.
Ini adalah metode yang dapat digunakan untuk platforms hardware tertentu, karena tidak
memerlukan perangkat keras khusus (misalnya timer yang digunakan untuk meng interupt pada
metode penjadwalan Preemptive).
3. Penjadwalan Preemptive
Penjadwalan Preemptive mempunyai arti kemampuan sistem operasi untuk memberhentikan
sementara proses yang sedang berjalan untuk memberi ruang kepada proses yang prioritasnya
lebih tinggi. Penjadwalan ini bisa saja termasuk penjadwalan proses atau M/K. Penjadwalan
Preemptive memungkinkan sistem untuk lebih bisa menjamin bahwa setiap proses mendapat
sebuah slice waktu operasi. Dan juga membuat sistem lebih cepat merespon terhadap event
dari luar (contohnya seperti ada data yang masuk) yang membutuhkan reaksi cepat dari satu

