Page 46 - E-Modul berbasis Guided Discovery Learning pada Materi Laju Reaksi
P. 46
c. Reaksi Orde Dua
Suatu reaksi kimia dikatakan mempunyai orde satu, apabila besarnya laju reaksi
merupakan pangkat dua dari peningkatan konsentrasi pereaksinya. Contohnya pada
persamaan reaksi :
2HI(g) H (g) + I (g)
2
2
Artinya, jika konsentrasi CO2 dinaikkan dua kali semula, maka laju reaksi juga
akan meningkat besarnya sebanyak 4 kali semula. Apabila konsentrasi dinaikkan 3 kali
semula, maka laju reaksi akan menjadi 9 kali semula. Hal ini dapat digambarkan pada
grafik reaksi orde satu pada gambar berikut.
Persamaan laju reaksi untuk orde dua
v = k [A] 2
Gambar 15. Grafik orde dua (Sumber: Roboguru.com)
3. Penentuan Orde Reaksi dan Persamaan Laju Reaksi berdasarkan
data percobaan
Orde reaksi dapat ditentukan dengan cara membandingkan data laju reaksi
sebagai fungsi dari konsenrasi pereaksi. Simaklah cara penentuan orde reaksi dan
persamaan laju reaksi pada reaksi gas hidrogen dengan gas nitrogen monoksida dengan
persamaan reaksi dan data hasil percobaan sebagai berikut.
2H (g) + 2NO(g) 2H O(g) + N (g)
2
2
2
Percobaan [NO] awal [H2] awal Laju awal pembentukan
ke- (mol/dm ) (mol/dm ) N2 (mol dm det )
-3
-1
-3
-3
1 0,006 0,001 0,0030
2 0,006 0,002 0,0060
3 0,001 0,006 0,0005
4 0,002 0,006 0,0020
E- Modul Berbasis Guided Discovery Learning pada Materi Laju Reaksi Kelas XI SMA/MA