Page 410 - Artikel Prosiding SEMNAS PGSD UMC 2022
P. 410
Muatan lokal adalah muatan sebuah mata pelajaran untuk mengembangkan potensi daerah
sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di madrasah atau Sekolah. Selain itu
muatan lokal juga sebagai upaya untuk melestarikan bahasa dan kebudayaan daerah dimana
sekolah itu berkembang.
Selain itu, muatan lokal merupakan kegiatan kurikulum untuk mengembangkan detail daerah
dan kemampuan berbasis potensi, termasuk manfaat daerah yang muatannya tidak dapat
dikategorikan ke dalam tema-tema yang ada. Isi mata pelajaran termasuk muatan lokal ditentukan
oleh Satuan Pendidikan dan tidak terbatas pada mata pelajaran.
Menurut Supriadi, Muatan lokal dalam pendidikan menunjuk pada karakteristik atau bobot
yang bersifat lokal yang secara sadar dan sistemik memberikan corak pada bagaimana kurikulum
diimplementasikan sesuai dengan kemampuan, daya dukung, kepentingan lokal (Supriadi,
2005:204).
B. METODE PENELITIAN
Metode Penelitian yang digunakan Peneliti untuk menjawab tujuan penelitian yakni
menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif merupakan suatu penelitian yang ditujukan
untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas, sosial, sikap, kepercayaan,
persepsi, pemikiran,seseorang secara individu maupun kelompok (Saepul, 2014: 9). Sedangkan
jenis penelitian nya yakni menggunakan jenis penelitian deskriptif (Mamik, 2015: 27). Deskriptif
merupakan penelitian kualitatif yang melibatkan kegiatan ontologis. Data yang dikumpulkan
berupa kata-kata, kalimat atau gambar yang memiliki arti lebih daripada sekedar angka atau
frekuensi. Peneliti menekankan catatan yang menggambarkan situasi sebenarnya guna mendukung
penyajian data. Jadi didalam mencari pemahaman riset kualitatif tidak memotong halaman cerita
dan data lainnya dengan simbol-simbol angka. Peneliti mencoba menganalisis data dengan semua
kekayaan wataknya yang penuh nuansa, sedekat mungkin dengan aslinya seperti apa pada waktu
dicatat (Mamik, 2015: 27).
C. HASIL DAN PEMBAHASAN
Implementasi Penilaian Autentik adalah Proses pengumpulan informasi oleh guru tentang
perkembangan dan pencapaian pembelajaran yang dilakukan anak didik melalui berbagai teknik
yang mampu mengungkapkan, membuktikan atau menunjukkan secara tepat bahwa tujuan
pembelajaran dan kemampuan (kompetensi) telah benar-benar dikuasai dan dicapai. Penilaian
autentik juga diartikan sebagai “kegiatan menilai peserta didik yang menekankan pada apa yang
seharusnya dinilai, baik proses maupun hasil dengan berbagai instrumen penilaian yang
disesuaikan dengan tuntutan kompetensi yang ada di Standar Kompetensi (SK) atau Kompetensi
Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
Hasil dari wawancara mengenai kurikulum yang ada di SDN Kebon Baru 4, sekolah tersebut
sudah menggunakan kurikulum 13 sebagaimana mestinya sesuai anjuran pemerintah, walau
kemarin sempat adanya wabah covid-19 yang mengharuskan seluruh warga Indonesia melakukan
kegiatan apapun di rumah termasuk belajar juga jarak jauh atau yang bisa disebut PJJ
(Pembelajaran Jarak Jauh).
Metode pembelajaran yang diimplementasikan buat suasana belajar nyaman, belajar
bersama, belajar dengan praktik, mengerti bukan menghafal. Media Pembelajaran daring yang
digunakan nya yaitu Zoom, WAG, E-learning, sekolah memfasilitasi untuk membuat E-learning.
Guru memberikan materi, tugas melalui E-learning untuk PH (Penilaian Harian). Guru dan siswa
masuk menggunakan Zoom dulu setelah itu penugasan nya melalui E-learning.
Sebelum proses pembelajaran guru ditugaskan untuk menyusun perangkat pembelajaran.
Dalam penyusunan perangkat pembelajaran di SDN Kebon Baru 4 dikembalikan pada guru
401

