Page 413 - Artikel Prosiding SEMNAS PGSD UMC 2022
P. 413
Implementasi Penguatan Karakter Peserta Didik di SDN 4 Kebon Baru
1
2
Anisah Nurfaridah , Devia Ramadaniati , Erna Labudasari 3
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon
Email: anisah.nurfaridah@gmail.com , deviaramadaniati9@gmail.com , ernalabuda22@gmail.com
Abstract
Strengthening character is an important role for education, especially in schools, because with education,
the character of students can be processed through heart (ethics), taste (aesthetics), thinking (literacy), and
sports (kinesthetic). Strengthening the character of these students cannot be separated from the support of
several parties such as the community, family and school. Strengthening character cannot be separated from
the world of education, this is very much noticed by SDN 4 Kebon Baru, where there are several aspects that
are emphasized at school including religiosity activities where every morning SDN 4 Kebon Baru always
holds tadarus, nationalism activities every Monday and national day holds flag ceremony, independence
activities of students are expected to be able to manage themselves by managing time. The purpose of
strengthening character education at SDN 4 Kebon Baru is to instill and improve the character of students
through the programs organized, as well as to develop the basic potential so that students have good hearts,
good behavior, and good minds. The research method used is description, with the type of observation
research, literature study, and interviews. Based on the results of research at SDN 4 Kebon Baru, it was
found that teachers have an influence on strengthening the character of students to improve the character of
students who are not suitable. The implementation of this program is carried out by inserting activities of
religiosity, nationality, and independence before and during the learning activities.
Keywords: Character, reinforcement, learners.
Abstrak
Penguatan karakter merupakan peranan penting bagi pendidikan terutama di dalam sekolah, karena dengan
pendidikan, karakter peserta didik dapat diolah melalui olah hati (etika) olah rasa (estetis), olah pikir
(literasi), dan olahraga (kinestetik). Penguatan karakter peserta didik ini tidak lepas dukungan dari beberapa
pihak seperti masyarakat, keluarga maupun pihak sekolah. Penguatan karakter tidak lepas dari dunia
pendidikan, hal ini sangat diperhatikan oleh SDN 4 Kebon Baru, dimana terdapat beberapa aspek yang
ditekankan di sekolah diantaranya adalah kegiatan religiositas dimana setiap paginya SDN 4 Kebon Baru
selalu mengadakan tadarus, kegiatan nasionalisme setiap hari senin dan hari nasional mengadakan upacara
bendera, kegiatan kemandirian peserta didik diharapkan mampu memanajemen diri sendiri dengan cara
mengatur waktu. Tujuan penguatan pendidikan karakter di SDN 4 Kebon baru yaitu untuk menanamkan dan
memperbaiki karakter peserta didik melalui program yang diselenggarakan, juga untuk mengembangkan
potensi dasar agar peserta didik berhati baik, berperilaku baik, serta berpikiran yang baik. Metode penelitian
yang digunakan adalah deskripsi, dengan jenis penelitian observasi, studi literatur, dan wawancara.
Berdasarkan hasil penelitian di SDN 4 Kebon Baru diperoleh bahwa guru memiliki pengaruh terhadap
penguatan karakter peserta didik untuk memperbaiki karakter peserta didik yang kurang sesuai. Penerapan
program ini dilaksanakan dengan menyelipkan kegiatan religiositas, nasionalitas, dan kemandirian pada saat
sebelum dan di saat kegiatan pelajaran berlangsung.
Kata kunci: Karakter, penguatan, peserta didik.
A. PENDAHULUAN
Penguatan karakter akan terbentuk jika ada dukungan dan dorongan dari diri sendiri dan
lingkungan sekitar. Peran dari keluarga, sekolah dan masyarakat sangat berperan besar dalam
mendukung dan membangun penguatan karakter peserta didik. Sekolah termasuk lingkungan yang
sangat berpengaruh dalam penguatan karakter peserta didik karena dalam dunia pendidikan sendiri
didalamnya terdapat nilai-nilai yang bisa memperkuat karakter peserta didik. Karena pengertian
dari pendidikan karakter sendiri menurut Pusat Bahasa Depdiknas adalah bawaan, hati, jiwa,
kepribadian, budi pekerti, perilaku, personalitas, sifat, tabiat, temperamen, dan watak.
Dalam hal ini pendidikan karakter mengacu kepada serangkaian sikap (attitude), perilaku
(behaviour), motivasi (motivation), dan keterampilan (skill). Di dalam sekolah peserta didik dilatih
untuk membangun dan mengembangkan secara terus menerus melalui suatu proses dalam sebuah
pendidikan, yang dibantu oleh guru untuk pengembangan karakter selain itu guru juga
mengarahkan peserta didik untuk mempertanggung jawabkan atas karakternya masing-masing,
404

