Page 15 - C:\Users\Asus\Downloads\
P. 15

Sistem Reproduksi Manusia Fase F



                                                       SIKLUS
                                                  MENSTRUASI


























                                             Gambar 6. Siklus Menstruasi
                                                         (Furqonita, 2010)



              Fase Menstruasi
         Fase  menstruasi  adalah  tahap  awal  siklus  menstruasi  yang  terjadi  jika  ovum  tidak
         dibuahi.  Pada  fase  ini,  produksi  estrogen  dan  progesteron  menurun,  menyebabkan
         luruhnya dinding rahim (endometrium) dan keluarnya darah menstruasi selama kurang
         lebih 5 hari.


              Fase Poliferase

         Fase poliferasi adalah tahap penebalan kembali dinding rahim setelah menstruasi. Pada
         fase  ini,  hormon  FSH  merangsang  pematangan  folikel  dan  produksi  estrogen,  yang
         membantu membangun kembali dinding rahim serta menghasilkan lendir basa di leher
         rahim untuk mendukung sperma.



              Fase Sekresi
         Fase sekresi adalah tahap rahim dipersiapkan untuk kemungkinan kehamilan. Pada fase
         ini,  korpus  luteum  menghasilkan  progesteron  dan  sedikit  estrogen  untuk  menebalkan
         dinding rahim. Jika tidak terjadi pembuahan, hormon menurun, dan menstruasi dimulai.







                                                                                 (Empati)



                  Empati terhadap teman yang sedang menstruasi dapat ditunjukkan dengan sikap peduli
         dan  pengertian,  seperti  tidak  menggangu  jika  mereka  merasa  tidak  nyaman  atau
         membutuhkan waktu untuk beristirahat. Misalnya, saat melihat teman kesakitan, kita bisa
         menawarkan  bantuan  atau  sekadar  menunjukkan  sikap  mendukung  tanpa  menghakimi.
         Dengan  bersikap  empati,  kita  menciptakan  lingkungan  yang  lebih  nyaman  dan  saling
         menghargai.



                                                                                                                    8
                                                      E-booklet Bernuansa Emotional Spiritual Quotient
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20