Page 17 - C:\Users\Asus\Downloads\
P. 17
Sistem Reproduksi Manusia Fase F
FERTILISASI
Bagian
Ekor
tengah
Kepala Lapisan luar
1 2
3 sel telur
Inti sel
4
Akrosom Membran
plasma
Inti sel
sperma
Inti sel
telur
Fusi inti sel sperma dan inti sel telur
Fertilisasi adalah pertemuan
antara sperma dan sel telur yang Gambar 7. Proses Fertilisasi
menjadi awal kehamilan. Proses (Azizah, 2023)
ini mencakup pembentukan sel
telur dan sperma, pelepasan sel
telur (ovulasi), penyatuan sperma Progesteron menebalkan dinding rahim
dan sel telur, serta penempelan agar siap menerima sel telur yang dibuahi.
embrio di dinding rahim.
Sperma masuk melalui serviks, lalu
Sel telur matang dilepaskan mengalami kapasitasi di rahim agar bisa
dari indung telur ke tuba falopi. membuahi sel telur.
Sel telur hanya bertahan 24 jam Jika sperma bertemu dan masuk ke dalam
di tuba falopi jika tidak dibuahi, sel telur di tuba falopi, pembuahan terjadi.
ia akan mati.
Ketika sperma bertemu dengan kromosom
Folikel yang melepaskan sel telur Y, maka jenis kelamin anak laki-laki.
berubah menjadi korpus luteum, Ketika sperma bertemu dengan kromosom
yang menghasilkan hormon X, maka jenis kelamin anak perempuan.
progesteron.
(Sosial)
Perubahan hormon, seperti peningkatan estrogen, dapat mempengaruhi cara seseorang
berinteraksi dengan orang lain. Saat kadar estrogen meningkat, seseorang cenderung lebih
mudah berempati, yaitu memahami dan merasakan apa yang dirasakan orang lain. Ini juga
membantu meningkatkan kemampuan untuk berkomunikasi dengan lebih baik. Sebagai
contoh, seorang wanita mungkin lebih sensitif terhadap perasaan orang lain dan bisa
berbicara dengan lebih hangat dan perhatian.
10
E-booklet Bernuansa Emotional Spiritual Quotient